Pemerintah Indonesia menargetkan rehab dan renovasi 1.397 madrasah di seluruh negeri melalui program Quick-Win senilai Rp4 triliun (US$224,4 juta). Program ini bertujuan memperbaiki fasilitas pendidikan dan hasil pembanguan sumber daya manusia.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan pada Jumat bahwa 548 madrasah di 26 provinsis udah selesai dengan anggaran sekitar Rp1,3 triliun.
Ia menambahkan, bagian terbesar dari program ini mencakupi 836 madrasah dengan kontrak multi-tahun untuk 2025-2026, dan keseluruhan progres sudah mencapai 62 persen.
Menurut AHY, inisiatif ini diluncurkan setelah ada bangunan ambruk di sebuah pesantren di Sidoarjo, Jawa Timur. Tujuannya biar siswa di seluruh Indonesia punya fasilitas belajar yang lebih aman.
Berita terkait: Wapres Gibran bahas AI dan dukungan kesejahtraan untuk guru madrasah
Berita terkait: Kemenag segera berikan bantuan dana ke sekolah Islam
Penerjemah: Khaerul I, Tegar Nurfitra
Redaktur: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2026