Indonesia Targetkan Persiapan Hilirisasi Kelapa Akhir 2026: Menteri

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia menargetkan penyelesaian fase persiapan proyek hilirisasi kelapa pada Desember 2026, kata Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani pada Selasa.

“Hal ini juga yang kami dorong. Investasi sudah mulai masuk dan konstruksi sedang berjalan, dan pada akhir 2026,” ujar Roeslani dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR.

Data kementerian menunjukkan total investasi terealisasi di bidang hilirisasi mencapai Rp584,1 triliun, atau sekitar US$34,9 miliar, pada 2025, naik 43,3 persen dari tahun sebelumnya.

Hilirisasi menyumbang 30,2 persen dari total investasi terealisasi di 2025, dengan sektor perkebunan dan pertanian menunjukkan tren kinerja positif, menurut data tersebut.

Investasi dalam hilirisasi kelapa menyumbang Rp144,5 triliun tahun lalu, menjadikan kelapa salah satu komoditas hilirisasi yang cukup menarik setelah kelapa sawit, kayu, karet, pala, kakao, dan lainnya.

Meskipun investasi di sektor ini masih jauh lebih kecil dibandingkan mineral, yang menyumbang Rp373,1 triliun tahun lalu, Roeslani menyatakan sektor perkebunan dan pertanian mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Dibandingkan dengan mineral, nilai investasinya memang jauh lebih kecil, hanya sekitar US$100 juta, tapi penyerapan tenaga kerjanya mencapai sekitar 10.000 pekerja,” kata Roeslani, yang juga menjabat CEO dana kekayaan negara Danantara.

Roeslani mengatakan investasi hilirisasi kelapa senilai US$100 juta dari Tiongkok telah masuk ke Indonesia pada November 2025 dan diharapkan menghasilkan nilai tambah, termasuk penciptaan lapangan kerja dan diversifikasi produk.

Dia menyebutkan penyerapan tenaga kerja diperkirakan mencapai 5.000 pekerja di tahun pertama dan meningkat hingga 10.000 di tahun berikutnya, dengan berbagai produk turunan kelapa yang akan dikembangkan.

“Ini yang kami lakukan agar nilai tambahnya tetap pada kita. Nilai tambahnya tercipta disini, dan penciptaan lapangan kerjanya juga disini,” tambahnya.

MEMBACA  Gagas Intelektualisasi Santri, Wamenag Dorong Lahirnya Generasi Unggul dari Pesantren

Berita terkait: Indonesia dorong hilirisasi pertanian untuk tingkatkan pendapatan petani

Berita terkait: Perkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan kelapa dunia

Penerjemah: Arnidhya Zhafira, Kuntum Khaira
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar