Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan insentif diskon tiket pesawat untuk Lebaran 2026. Tujuannya untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong mobilitas serta pertumbuhan ekonomi nasional pada periode tersebut.
“Insentif untuk Lebaran 2026 sedang disiapkan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di sela-sela Road to Jakarta Food Security Summit, Selasa.
Hartarto menyatakan insentif Lebaran itu mencakup diskon tarif penerbangan, kebijakan dukungan perjalanan, dan insentif lainnya untuk menjamin kelancaran arus mudik.
Dia berharap insentif ini dapat menekan biaya perjalanan, meningkatkan kenyamanan publik, serta merangsang sektor pariwisata, transportasi, dan konsumsi dalam negeri.
Sebelumnya, pemerintah juga telah memberikan insentif untuk Lebaran 2025.
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan delapan kebijakan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama 2025, termasuk insentif untuk meningkatkan daya beli masyarakat.
Salah satunya adalah stimulus Ramadan dan Lebaran 2025, yang meliputi diskon tiket pesawat, diskon tarif tol, program diskon belanja seperti Harbolnas 2025, program EPIC Sales 2025, dan BINA Diskon 2025.
Pada periode Lebaran tahun lalu, Prabowo menginstruksikan pengurangan tarif tol dan harga tiket pesawat untuk mempermudah perjalanan masyarakat.
Kebijakan ini dijalankan sebagai bagian dari upaya pemerintah mendukung kelancaran pemudik dan menjamin kenyamanan publik selama Ramadan dan perayaan hari raya.
Selain itu, tarif tol di beberapa ruas jalan utama juga akan diturunkan selama liburan Lebaran dan Nyepi, yang jatuh berdekatan tahun ini.
Nyepi 2026 diperkirakan jatuh pada 19 Maret, sementara Lebaran 2026 diprediksi pada 21 Maret.
Kepala negara juga menginstruksikan Menteri Perhubungan, Menteri BUMN, Menteri PUPR, dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk terus memantau dan memastikan kelancaran fasilitas transportasi dan layanan publik pada periode tersebut.
Berita terkait: Indonesia dan AS Capai Kesepakatan Prinsip Perdagangan Timbal Balik
Berita terkait: Indonesia Yakin Bisa Capai 16–17,6 Juta Kedatangan Turis Asing di 2026
Penerjemah: Muhammad Harianto, Resinta Sulistiyandari
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026