Kamis, 5 Februari 2026 – 20:42 WIB
Indonesia Tegaskan Kesiapan Gelar Asian Minifootball Championship 2026
VIVA – Indonesia menekankan keseriusannya untuk mensukseskan Asian Minifootball Championship 2026 yang akan diadakan di Jakabaring Sport City, Palembang, pada 24 April hingga 4 Mei 2026. Ajang bergengsi ini akan diikuti oleh 12 negara dan menjadi panggung penting bagi minifootball Asia.
Rangkaian persiapan menuju turnamen resmi dimulai dengan pengundian (drawing) fase grup yang berlangsung di Jakarta, Kamis, 3 Februari 2026. Pengundian tersebut menandai dimulainya hitung mundur kejuaraan minifootball paling prestisius di kawasan Asia.
Jakarta dipilih sebagai lokasi drawing karena dinilai memiliki fasilitas yang representatif dan akses internasional yang memadai. Sementara itu, semua pertandingan Asian Minifootball Championship 2026 akan dipusatkan di Palembang.
Dalam proses drawing yang dilakukan terbuka dan disaksikan delegasi resmi, 12 negara peserta dibagi ke dalam empat grup. Hasil undian ini diperkirakan akan menciptakan persaingan ketat sejak fase awal. Komposisi grup tersebut diprediksi menyajikan duel-duel menarik dengan tensi tinggi, sekaligus menjadi tantangan bagi tuan rumah Indonesia.
Ketua Pelaksana Asian Minifootball Championship 2026, Agung Kurniawan, menegaskan pemilihan Palembang sebagai venue merupakan langkah strategis. Ia menilai Palembang memiliki infrastruktur olahraga yang mumpuni serta pengalaman panjang menjadi tuan rumah acara nasional dan internasional.
“Indonesia siap menjadi tuan rumah dan menyambut para peserta dari 12 negara dengan penuh keramahan,” ujar Agung saat ditemui di Grand Sahid Hotel, Jakarta.
Apresiasi juga datang dari Presiden International Minifootball Federation (IMF), M. Al Dausari. Ia menilai pembagian lokasi antara Jakarta dan Palembang mencerminkan kesiapan Indonesia secara nasional dalam mendukung perkembangan minifootball di Asia.
Sementara itu, Ketua Umum Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI), Dr. Ir. Yan Mulia Abidin, menyebut kejuaraan ini kembali menegaskan kapasitas Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional.
“Indonesia awalnya ditunjuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Sepak Bola Mini 2026. Namun kemudian dipercaya menjadi tuan rumah Mini Football Asian Championship 2026 menggantikan Vietnam yang terkena sanksi,” katanya.
Ia menambahkan, kepercayaan untuk menggelar dua even internasional di tahun yang sama menjadi keuntungan tersendiri bagi KSMI. Terlebih, Yan Mulia Abidin dipercaya menduduki posisi Presiden Asian Mini Football Confederation (AMFC) sejak November 2025.
“Ini bukti Indonesia mendapat kepercayaan dunia internasional dalam pengembangan mini football di Asia. Karenanya, KSMI bertekad untuk mensukseskan dua even internasional tersebut,” ujarnya.