Jakarta (ANTARA) – Kedutaan Besar Indonesia di Teheran menyerukan warga negara untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul serangan AS dan Israel terhadap Iran serta ketegangan keamanan yang meningkat di Timur Tengah.
Melalui unggahan Instagram pada Sabtu, kedutaan meminta WNI tetap tenang dan mengamankan diri serta keluarga di rumah.
WNI juga diminta untuk aktif memperbarui informasi mengenai kondisi keamanan setempat kepada kedutaan melalui grup koordinasi, serta mengikuti aturan dan instruksi yang dikeluarkan oleh otoritas lokal.
Dalam keadaan darurat, kedutaan menyediakan hotline konsuler di nomor +989024668889 untuk bantuan.
Kedutaan menyatakan akan menjaga komunikasi erat dengan semua jaringan Indonesia di Iran untuk memantau perkembangan dan menentukan langkah strategis seiring perubahan situasi.
Pada Sabtu (28 Feb), Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan militer baru terhadap Iran, yang merupakan serangan kedua oleh pemerintahan Trump setelah serangan serupa pada Juni 2025.
Trump menyatakan pasukan AS melakukan operasi besar untuk melindungi warga Amerika dengan menetralisir apa yang ia deskripsikan sebagai ancaman dari program senjata nuklir Iran yang diduga.
Washington dan Teheran sebelumnya menggelar tiga putar perbincangan tidak langsung mengenai program nuklir Iran, yang dimediasi Oman, di tengah ketegangan regional yang meningkat.
Dua putaran pertama berlangsung awal bulan ini di Muskat dan Jenewa, fokus pada pembatasan pengayaan uranium dan stok Iran sebagai imbalan keringanan sanksi.
Putaran ketiga diadakan pada Kamis (26 Feb) di Jenewa, beberapa hari sebelum serangan terbaru AS-Israel, seiring ketegangan keamanan regional yang terus meningat.
Penerjemah: Yoanita HD, Rahmad Nasution
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Hak Cipta © ANTARA 2026