Indonesia Selesaikan 4.741 Koperasi Desa, Tunggu Peluncuran

Jakarta (ANTARA) – Indonesia telah menyelesaikan fasilitas untuk 4.741 koperasi desa dalam program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Jumlah ini dari lebih 35.000 koperasi yang saat ini sedang dikembangkan di seluruh negeri, menurut Kemenkop, Senin.

Wakil Menteri Farida Farichah menyebutkan, meski pembangunannya sudah selesai untuk unit-unit tersebut, operasi bisnisnya belum bisa dimulai karena masih menunggu peralatan pendukung.

“Koperasi yang konstruksi fisiknya sudah 100 persen akan secara bertahap menerima peralatan dan transportasi. Proses ini sudah berjalan,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta.

Untuk sumber daya manusia, Farichah mengatakan pemerintah sedang menyiapkan skema rekrutmen untuk pengelola koperasi. Diskusi masih berlangsung dengan BUMN pangan PT Agrinas Pangan Nusantara, yang bertanggung jawab membangun fasilitas KDMP.

Setiap koperasi diharapkan mempekerjakan 15 hingga 18 orang untuk peran operasional, seperti sopir, satpam, dan staf gudang. Prioritas akan diberikan kepada warga lokal.

Pemerintah juga berencana memasukkan penerima bantuan sosial ke dalam tenaga kerja program ini. Ini bagian dari upaya memperluas peluang kerja di tingkat desa.

Untuk mendukungnya, rekrutmen akan diselaraskan dengan data dari Kementerian Sosial untuk mengidentifikasi calon yang layak, terutama mereka yang tergolong miskin atau sangat miskin.

Indonesia menargetkan penyelesaian fasilitas esensial untuk sekitar 30.000 koperasi desa pada Juni 2026. Fasilitas itu mencakup toko sembako, kantor, gudang, apotek, dan klinik.

Setelah konstruksi selesai, pemerintah berencana menugaskan Agrinas untuk mendampingi koperasi selama dua tahun pertama operasi demi menjamin stabilitas dan manajemen yang baik.

Direktur Utama Agrinas Joao Angelo de Sousa Mota mengatakan akhir Maret lalu bahwa operator koperasi juga akan dilibatkan sebagai penyelia pada tahap awal.

Dia menambahkan, hingga 97 persen keuntungan dari koperasi akan dikembalikan ke masyarakat desa. Hal ini memperkuat tujuan program untuk menguatkan ekonomi lokal dan meningkatkan penghidupan.

MEMBACA  Korban Jiwa dalam Runtuhnya Sekolah di Indonesia, 38 Siswa Dinyatakan Hilang

Inisiatif KDMP merupakan bagian penting strategi pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan mengurangi ketimpangan melalui pemberdayaan usaha berbasis desa di seluruh Indonesia.

Berita terkait: Indonesia builds facilities for 34,000 village co-ops, 2,500 finished
Berita terkait: Minister calls for unity to advance village cooperatives program

*Penerjemah: Shofi Ayudiana, Tegar Nurfitra
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026*

Tinggalkan komentar