Indonesia Perluas Akses Pasar untuk Dukung Kemajuan UMKM

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia menyatakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tetap menjadi penyangga ekonomi utama bagi keluarga dan berkomitmen memperkuat sektor ini dengan memperluas akses pasar serta menyediakan ruang usaha bagi pengusaha kecil.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, mengatakan pada Jumat bahwa pelaku UMKM, terutama ibu rumah tangga dan usaha keluarga, terbukti tangguh menghadapi berbagai guncangan ekonomi.

Untuk mendukung sektor ini, pemerintah mendorong pemanfaatan fasilitas publik milik negara untuk menampung usaha dan kegiatan promosi UMKM.

“Kami mendorong semua fasilitas publik milik pemerintah untuk memberi akses lebih luas bagi UMKM, terutama usaha yang dijalankan ibu rumah tangga,” ujar Muhaimin.

Dia menyebut usaha kecil membutuhkan tidak hanya dukungan pembiayaan, tapi juga akses pasar yang lebih lebar agar produk mereka dapat sampai ke konsumen lebih langsung.

Salah satu inisiatif untuk mempromosikan produk UMKM adalah festival bazar kuliner “Jejak Jajanan Nusantara”, yang mengadopsi konsep pasar bertema “1001 Malam” untuk menampilkan jajanan tradisional Indonesia dan produk usaha kecil.

Festival akan berlangsung dari 6 hingga 8 Maret di area parkir Selatan Barat Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Lebih dari 40 stan UMKM terkurasi diharapkan berpartisipasi, menawarkan beragam makanan tradisional, kerajinan, dan lokakarya pengembangan usaha.

Muhaimin mengatakan pemerintah berupaya menciptakan ruang ekonomi baru bagi usaha kecil melalui acara-acara yang membantu mereka memperluas basis pelanggan dan memperkuat visibilitas merek.

“Acara serupa diharapkan dapat diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia, dari Sumatra dan Jawa hingga wilayah timur seperti Papua, agar lebih banyak lagi pelaku UMKM yang terbantu,” katanya.

Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman sebelumnya menyatakan tantangan utama sektor UMKM Indonesia saat ini bukan lagi jumlah usahanya, tetapi peningkatan kualitas produk untuk menaikkan daya saing.

MEMBACA  "Revitalisasi Sekolah Bertujuan Meningkatkan Mutu Pendidikan: Pemerintah" (Tata letak yang rapi dan profesional, tanpa tambahan teks atau komentar lain.)

“Kita butuh UMKM yang mampu berinivasi dan bersaing di pasar regional dan global,” tegasnya, menekankan pentingnya peningkatan standar produk, branding, dan kapasitas pemasaran.

Pemerintah memandang UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia, yang menyerap jutaan tenaga kerja dan membantu menopang pendapatan rumah tangga di seluruh negeri.

Berita terkait: Koperasi desa dukung pedagang kaki lima dan UMKM: Menteri

Berita terkait: Indonesia kembangkan aplikasi super Sapa UMKM untuk dukung 57 juta UMKM

Penerjemah: Prasetyo, Kenzu
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar