Senin, 2 Maret 2026 – 13:13 WIB
Jakarta, VIVA – Partai Golkar menyampaikan rasa prihatin yang dalam atas serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, yang telah memicu perang terbuka dan merugikan masyarakat sipil.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, menegaskan bahwa peningkatan konflik ini menunjukkan lemahnya komitmen terhadap jalur diplomasi dalam menyelesaikan perselisihan internasional.
“Partai Golkar menyayangkan dan menyatakan kekecewaan mendalam atas gagalnya perundingan dan diplomasi yang berakhir dengan perang terbuka. Perang ini jelas-jelas merugikan rakyat biasa. Kami meminta kedua pihak untuk menahan diri dan segera menghentikan peperangan,” kata Sarmuji dalam pernyataannya, Senin (2/3/2026).
Golkar juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam konflik tersebut, termasuk wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei beserta anggota keluarganya dan korban lainnya.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Ayatullah Ali Khamenei bersama keluarga dan semua korban jiwa lainya. Setiap nyawa yang hilang adalah tragedi kemanusiaan yang tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun,” ujar Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR RI tersebut.
Menurut Partai Golkar, perang antara AS dan Israel melawan Iran bukanlah konflik sederhana, melainkan masalah yang sangat kompleks dan melibatkan banyak dimensi—termasuk aspek geopolitik, keamanan regional, ekonomi global, hingga stabilitas energi dunia.
“Perang ini sangat kompleks dan multidimensi. Oleh karena itu, penyelesainnya tidak mungkin tercapai lewat kekuatan militer. Satu-satunya jalan adalah kembali ke meja perundingan dan menyelesaikan masalah melalui pendekatan diplomasi,” jelas Sarmuji.
Sebagai partai yang konsisten mendukung politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, Partai Golkar mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengambil tindakan cepat dan konkret guna menghentikan konflik yang merusak dan berbahaya bagi ketertiban dunia.
“Kami mendesak PBB untuk mengambil langkah cepat dan nyata untuk menghentikan perang yang sangat destruktif dan membahayakan tatanan dunia,” katanya.
Selain itu, Partai Golkar juga meminta pemerintah Indonesia untuk menggalang kekuatan internasional dalam mendorong dihentikannya perang dan mengembalikan penyelesaian konflik ke jalur diplomasi.
“Indonesia harus memainkan peran aktif, menggalang kekuatan internasional, dan mendorong penyelesaian sengketa melalui jalur diplomasi. Perdamaian adalah kepentingan bersama seluruh umat manusia,” tegasnya.
Halaman Selanjutnya
Partai Golkar menegaskan bahwa perang bukanlah solusi. Stabilitas global, keselamatan warga sipil, dan ketertiban dunia harus menjadi prioritas utama semua negara.