Indonesia Perkuat Sektor Pariwisata dengan Komitmen Lingkungan

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pariwisata dan Lingkungan Hidup Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama pada Senin di Jakarta untuk memperkuat pengelolaan lingkungan di sektor pariwisata. Hal ini memanfaatkan potensi ekonomi sektor tersebut karena traveler semakin banyak yang mau bayar lebih untuk opsi ramah lingkungan.

Perjanjian yang ditandatangani oleh Deputi Pariwisata bidang Industri dan Investasi Rizki Handayani Mustafa dan Deputi Lingkungan Hidup bidang Pengendalian Pencemaran Rasio Ridho Sani ini bertujuan meningkatkan koordinasi antar kementerian dan mendongkrak daya saing pariwisata nasional.

Kolaborasi ini mencakup program untuk membantu usaha pariwisata meningkatkan kinerja lingkungan. Sebuah satuan tugas bersama akan menyusun panduan, menyesuaikan kriteria penilaian, dan memberikan bimbingan teknis tentang praktik berkelanjutan.

Kedua kementerian juga akan menjalankan program penyuluhan, pelatihan, edukasi publik, dan pemantauan untuk memastikan pengelolaan lingkungan yang konsisten di kalangan pelaku usaha.

“Berbagi data dan informasi sangat penting, termasuk keterlibatan aktif dari pelaku usaha dan organisasi non-pemerintah (ORNOP), untuk membuat ekosistem pariwisata Indonesia lebih kuat, inklusif, dan kompetitif,” kata Rizki dalam pernyataan pada Selasa.

Berdasarkan laporan sebelumnya yang mengutip SiteMinder Changing Traveller Report 2025, 95 persen wisatawan Indonesia bersedia membayar lebih untuk akomodasi ramah lingkungan. Sebanyak 36 persen bersedia bayar hingga 10 persen lebih mahal dan 35 persen bersedia hingga 25 persen lebih mahal.

Tren ini menyoroti potensi ekonomi sektor ini untuk praktik berkelanjutan.

Rasio mengatakan Kementerian Lingkungan Hidup berkomitmen pada pengembangan pariwisata yang sadar lingkungan dan bimbingan berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan.

Kerja sama ini mengikuti nota kesepahaman yang ditandatangani oleh para menteri pada 13 Mei 2025, memberikan tindak lanjut konkret untuk mempercepat pembangunan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

MEMBACA  Siap Sambut Daya Tahan Lebih? iPhone 17 Kabarnya Hadir dengan Baterai Lebih Besar

Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti, Martha Herlinawati Simanj
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Hak Cipta © ANTARA 2025