Indonesia Mendorong Kain Tradisional ke Panggung Global

Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) untuk menciptakan ekosistem yang lebih mendukung bagi kerajinan dan tekstil tradisional Indonesia melalui fasilitasi promosi, perluasan pemasaran, dan program peningkatan kapasitas.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka, Reni Yanita, menjelaskan bahwa upaya kementerian termasuk menggelar Swarna Wastra Nusantara (SWN) 2026 sebagai wadah untuk mengembangkan dan mempromosikan kerajinan serta tekstil tradisional dari pelaku industri kecil menengah (IKM).

“Kegiatan ini memberi ruang bagi perajin dan pelaku IKM dari berbagai daerah untuk memamerkan karya terbaik, memperluas jaringan bisnis, serta memperkenalkan nilai budaya yang terkandung dalam produk mereka,” ujar dia di Jakarta, Selasa.

Yanita menambahkan, SWN 2026 yang berlangsung dari 9 hingga 11 Juni menampilkan beragam produk dari 45 pelaku IKM. Produk tersebut termasuk kain tenun tradisional seperti songket, batik, aksesori, dan kerajinan tangan yang mencerminkan kekayaan warisan tekstil dan keanekaragaman budaya Indonesia.

Peserta pameran terdiri dari para perajin yang mendapat dukungan dari kementerian, BUMN, Dekranas beserta cabang-cabang daerahnya, dan juga pemerintah daerah.

Wakil Ketua I Dekranas, Loemongga Kartasasmita, melihat bahwa tekstil warisan Indonesia kini semakin populer, terutama dengan tumbuhnya gerakan slow fashion di banyak negara. Ini karena keunikan, kualitas, dan nilai budanyanya tidak bias ditiru oleh produk massal.

“Selain itu, industri kerajinan kita memegang peran penting dalam ekonomi nasional dan mulai diakui di pasar global,” kata Kartasasmita.

Ia menerangkan bahwa produk tekstil Indonesia paling cocok dengan tren slow fashion karena dibuat menggunakan teknik tradisional serta bahan alami, sehingga lebih awet dan berkelanjutan.

“(Itulah) mengapa tekstil Indonesia dianggap sebagai produk unik baik di pasar dalam negeri maupun internasional,” tegas Kartasasmita.

MEMBACA  Pastikan MotoGP Jepang atau Indonesia untuk Juara Dunia? Ini Kata Marc Marquez

Sementara itu, Direktur IKM Kimia, Sandang dan Kerajinan pada Kementerian Perindustrian, Budi Setiawan, berharap bahwa SWN 2026 dapat mendorong generasi muda untuk lebih menghargai produk yang berasal dari warisan budaya Indonesia.

“Regenerasi perajin maupun wirausaha menjadi salah satu factor penting untuk mennisinambankan warisan budaya bangsa ,” ungkapnya.

Selengkapnya bisa membaca: (1) Indonesia kirim kiriman kerajinan ramah lingkungan pertama k& United State, (2) Pemerintah dukung usaha furnitur dan kriya demi perluasan pasa dan (3) <a rel="nofollow" href="https://en.**

Penerjemah: AhmadMuzDaffars, tegarnurfitraa

* hakcipta® antarduapuluhempat

Tinggalkan komentar