Indonesia Luncurkan Ekspor Beras Perdana untuk Jemaah Haji

Jakarta (ANTARA) – Indonesia baru saja memulai ekspor beras sebanyak 2.280 ton ke Arab Saudi. Ini merupakan pertama kalinya negara menyediakan beras produksi dalam negeri untuk jamaah haji Indonesia.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, mengapresiasi capaian ini berkat kinerja Bulog dan para petani di seluruh Indonesia.

Presiden Direktur Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menekankan bahwa inisiatif ini bukan sekadar pencapaian dagang biasa.

“Ini melambangkan martabat dan kebanggaan bangsa kita,” tegasnya.

Dia menjelaskan, pengiriman beras yang dilakukan bertahap ini bersumber dari petani lokal, diproses di penggilingan berstandar tinggi, dan memenuhi standar mutu ketat, termasuk rasio beras patah maksimal lima persen.

Semua beras telah lulus uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, dan telah bersertifikat halal.

Kementerian Haji dan Umrah telah mewajibkan dapur-dapur yang melayani jamaah Indonesia di Mekah dan Madinah untuk secara eksklusif menggunakan beras Bulog, guna menjamin konsistensi dan kepercayaan terhadap pasokan makanan.

Para pejabat menegaskan program ini tidak akan mempengaruhi ketersediaan beras di dalam negeri, karena stok nasional tetap aman.

Pemerintah melihat ekspor ini sebagai tahap baru dalam agenda ketahanan pangan, yang menggabungkan diplomasi, swasembada, dan dukungan bagi warga negara di luar negeri.

Penerjemah: M. Harianto, Tegar Nurfitra
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Pemerintah Menangani 44.521 Kasus Perlindungan Warga Indonesia di Luar Negeri pada Tahun 2023

Tinggalkan komentar