Indonesia Kurangi Sampah Terbuka Hingga 66% Seiring Peningkatan Pengelolaan Limbah

Jakarta (ANTARA) – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq melaporkan penurunan signifikan pada tempat pembuangan akhir (TPA) yang praktik open dumping, mencatat angkanya turun menjadi 66 persen dari 90 persen tahun lalu.

Berbicara usai aksi bersih-bersih lingkungan di Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu, menteri itu menekankan komitmen pemerintah untuk mengakhiri praktik open dumping —yaitu pembuangan sampah di tempat terbuka tanpa pengolahan lebih lanjut.

“Undang-undang sudah mewajibkan penghentian open dumping sejak 2013, jadi kita sudah sangat terlambat. Setelah peringatan dikeluarkan pada 2024 dan 2025, akhirnya kita lihat pergerakan serius dari para wali kota dan bupati di 2026,” ujarnya.

Upaya mengakhiri open dumping bertujuan mencapai target pengelolaan sampah 100 persen, seperti tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Nurofiq lebih lanjut mencatat bahwa tingkat pengelolaan sampah saat ini telah mencapai 24,95 persen, meningkat pesat dari 10 persen pada awal tahun lalu.

Pemerintah menargetkan untuk lebih meningkatkan tingkat pengelolaan sampah menjadi 64,3 persen pada akhir 2026.

Dalam hal ini, dia mendorong kepala daerah untuk mengoptimalkan fasilitas yang ada untuk menangani sampah, termasuk bank sampah atau pusat daur ulang masyarakat, serta mempromosikan gerakan bersih-bersih secara komunal.

Sebelumnya dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta pada Jumat, Presiden Prabowo Subianto memaparkan strategi Indonesia mengatasi timbunan sampah di TPA dengan mendistribusikan teknologi pengolahan skala mikro hasil pengembangan universitas dalam negeri ke desa-desa.

Dia berharap peralatan tersebut dapat didistribusikan ke setiap desa dan kecamatan pada 2026 agar sampah dapat dikelola di tingkat paling lokal.

Untuk pengolahan sampah skala besar, Presiden menegaskan pemerintah Indonesia memulai proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di sejumlah daerah, dilakukan melalui kolaborasi antara dana kekayaan sovereign Danantara Indonesia dan pemerintah daerah.

MEMBACA  Dasco Gerindra Mengatakan Rosan Roeslani Mengambil Langkah untuk Bertemu dengan Megawati

Berita terkait: Indonesia to tackle waste with micro-scale processing technologies

Berita terkait: Indonesia’s waste management rate rises to 24.95 percent

Penerjemah: Prisca Triferna, Raka Adji
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar