Jakarta (ANTARA) – Indonesia pada Rabu meminta warganya di Belanda untuk tetap waspada menyusul cuaca musim dingin ekstrem yang melanda sebagian Eropa. Pemerintah menyatakan warga Indonesia sejauh ini aman meskipun terjadi gangguan besar pada transportasi dan aktivitas sehari-hari.
“Belum ada laporan warga Indonesia yang terdampak signifikan, selain dari gangguan transportasi umum,” ujar Direktorat Perlindungan Warga Negara Kementerian Luar Negeri dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta.
Kemenlu menasihati warga Indonesia untuk memantau terus pembaruan cuaca dari otoritas Belanda, membatasi perjalanan yang tidak penting, serta segera menghubungi layanan darurat dengan nomor 112 dalam situasi mendesak.
Menurut pernyataan itu, badan meteorologi Belanda KNMI mengeluarkan peringatan Kode Oranye pada Rabu untuk hampir seluruh wilayah negara akibat salju dan kondisi berselimut es.
Hanya provinsi selatan Limburg dan Kepulauan Wadden yang berada dalam peringatan Kode Kuning, yang menandakan risiko lebih rendah tetapi masih perlu diwaspadai.
Kedutaan Besar Indonesia di Den Haag telah meningkatkan pemantauan, berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat, dan membagikan imbauan keselamatan kepada warga negara Indonesia serta komunitas diaspora melalui saluran resmi.
Kemenlu mendorong warga Indonesia di Belanda untuk menggunakan hotline kedutaan jika memerlukan bantuan, termasuk +31 6 288 60 509 untuk urusan konsuler dan +31 6 828 4 9252 untuk darurat keimigrasian.
“Kedutaan akan terus mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan dan perlindungan warga negara Indonesia dalam wilayah yurisdiksinya,” tambah pernyataan tersebut.
Cuaca musim dingin ekstrem telah mengganggu kehidupan sehari-hari di seluruh Belanda. Salju dan jalanan licin menyebabkan penundaan dan pembatalan secara luas di jaringan transportasi nasional.
Media Belanda NL Times melaporkan, Rabu menjadi hari keenam berturut-turut dengan kondisi musim dingin bersalju dan hari keenam pembatalan penerbangan massal di Bandara Schiphol Amsterdam.
Schiphol membatalkan 718 penerbangan hanya pada hari Rabu saja, karena maskapai berjuang dengan landasan pacu yang licin, penundaan de-icing pesawat, dan kapasitas penanganan darat yang berkurang.
NL Times menyebutkan maskapai telah membatalkan sekitar 3.500 penerbangan terjadwal sejak cuaca buruk dimulai Jumat lalu dengan angin kencang, dilanjutkan empat hari bersalju.
Hingga Rabu sore, 60 penerbangan masuk yang dijadwalkan untuk Kamis sudah dibatalkan, sebagian besar dioperasikan oleh maskapai nasional Belanda, KLM, yang merupakan maskapai terbesar di bandara itu.
Peringatan Kode Oranye dikeluarkan ketika cuaca berbahaya menimbulkan risiko tinggi gangguan, kerusakan, atau cedera serius, termasuk akibat hujan salju lebat dan jalanan licin.
Peringatan Kode Kuning menandakan risiko sedang dan menyerukan kewaspadaan lebih tinggi, terutama bagi pelancong dan komuter, sementara aktivitas penting dapat berlanjut dengan hati-hati.
Otoritas Indonesia menyatakan akan terus memantau perkembangan dan memberikan pembaruan jika kondisi memburuk atau warga memerlukan bantuan.
Eropa telah menghadapi serangkaian cuaca musim dingin ekstrem dalam beberapa pekan terakhir, dengan beberapa negara melaporkan gangguan transportasi, pemadaman listrik, dan kecelakaan terkait salju dan es.
Kemenlu mengulangi imbauannya agar warga Indonesia di luar negeri mengutamakan keselamatan, mengikuti panduan setempat, dan tetap berkomunikasi dengan perwakilan diplomatik Indonesia selama cuaca buruk.
Berita terkait: Prabowo,Queen Maxima discuss Indonesia’s financial inclusion, health
Penerjemah: Cindy FO, Rahmad Nasution
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026