Indonesia Harus Naik Status menjadi Negara Maju: Menteri

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa Indonesia tidak boleh lagi berada di level biasa-biasa saja, tapi harus naik peringkat menjadi negara maju.

“Kita tidak bisa lagi jadi yang biasa aja. Indonesia harus benar-benar naik kelas, sekarang dan masa depan,” ujarnya dalam pernyataan di Jakarta, Rabu.

Pernyataan ini ia sampaikan setelah melihat bahwa selama satu dekade terakhir, Indonesia masih berada dalam fase pertumbuhan yang belum sepenuhnya melompat ke status negara maju.

Dia menekankan pentingnya sinergi antar sektor dan lintas generasi untuk mendorong cita-cita Indonesia menjadi negara maju.

Dia juga menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya mengandalkan sumber daya alam, karena sumber daya tersebut terbatas dan tidak cukup untuk kemajuan jangka panjang.

“Negara maju lahir dari industrialisasi dan hilirisasi yang didukung oleh ilmu pengetahuan, teknologi, dan masyarakat yang berdaya,” katanya.

Untuk itu, dia memperkenalkan pendekatan yang khas, adaptif, dan inklusif untuk mendorong Indonesia menuju status negara maju.

Menurutnya, “khas” merujuk pada membangun keunggulan nasional yang unik, bukan hanya meniru negara lain.

“Adaptif,” jelasnya, berarti tanggap terhadap perubahan global, termasuk transisi energi, digitalisasi, dan gangguan ekonomi global.

Sementara “inklusif” berarti memastikan industrialisasi melibatkan masyarakat luas, khususnya mereka yang tinggal di sekitar kawasan industri.

Dia menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat diperlukan agar masyarakat tidak hanya menanggung dampaknya, tapi juga menjadi bagian integral dari peningkatan kualitas hidup dan kemajuan ekonomi.

“Industri harus menjadi alat pemberdayaan masyarakat. Jika rakyat terlibat dan berdaya, maka kebangkitan Indonesia bukan hanya slogan, tapi kenyataan,” tegasnya.

Berita terkait: Prabowo urges military to safeguard Indonesia’s natural wealth

MEMBACA  Pedro Acosta Merasakan Tekanan Menjelang Debut di MotoGP 2024

Berita terkait: Consistent vision key to Indonesia’s rise as developed economy

*Penerjemah: Rio, Kenzu
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026*

Tinggalkan komentar