Jakarta (ANTARA) – Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono dan rekan sejawatnya dari Uzbekistan, Bakhtiyor Saidov, mengeluarkan pernyataan bersama menyusul Pertemuan Kedua Komisi Bersama untuk Kerjasama Bilateral (JCBC) antara Indonesia dan Uzbekistan. Pernyataan tersebut, yang diselesaikan pada hari Selasa, menyoroti pembicaraan antara kedua menteri mengenai penguatan hubungan bilateral di berbagai sektor, termasuk politik, keamanan, ekonomi, perdagangan, dan pertukaran sosial dan budaya.
“Kedua menteri juga membahas isu-isu regional dan global yang saling menjadi perhatian, khususnya situasi di Palestina dan Afghanistan,” menurut pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia pada hari Rabu. Sugiono dan Saidov sepakat untuk merancang rencana aksi untuk melaksanakan program-program prioritas yang diuraikan dalam Pertemuan Komisi Bersama.
Pernyataan tersebut juga mencakup kesepakatan mengenai kerjasama konsuler, ekonomi, sosial, dan budaya, serta pembicaraan mengenai masalah regional dan internasional. Mengenai kerjasama politik, kedua belah pihak menekankan pentingnya secara teratur mengadakan pertemuan bilateral, seperti sesi komisi bersama. Mereka juga mengakui pertemuan tingkat tinggi baru-baru ini antara pejabat Indonesia dan Uzbekistan.
Menteri tersebut menyambut peningkatan perdagangan bilateral, yang meningkat dari US$141 juta pada tahun 2023 menjadi US$147,6 juta pada tahun 2024. Selain itu, Sugiono dan Saidov menandatangani perjanjian bebas visa untuk pemegang paspor resmi dan diplomatik, langkah yang diharapkan akan memfasilitasi pertukaran yang lebih sering antara pejabat pemerintah kedua negara.
Dalam hal sosial-budaya, mereka menyatakan dukungan untuk peningkatan kerjasama di tingkat perguruan tinggi, peningkatan pertukaran pelajar, dan kemitraan olahraga yang lebih kuat. Para menteri juga mengakui persahabatan jangka panjang antara Indonesia dan Uzbekistan, yang telah berlangsung selama lebih dari 32 tahun.
Pertemuan JCBC tersebut memperkuat komitmen bersama mereka untuk meningkatkan hubungan Indonesia-Uzbekistan ke level yang lebih tinggi. Terkait berita: Indonesia, Uzbekistan akan memulai negosiasi PTA Berita terkait: Indonesia akan meningkatkan kerjasama perdagangan dengan Uzbekistan
Translator: Nabil Ihsan, Resinta Sulistiyandari Editor: Anton Santoso Hak cipta © ANTARA 2025