Indonesia dan Mongolia Bahas Kunjungan Presiden untuk Rayakan 70 Tahun Hubungan Diplomatik

Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Christiawan Nasir, telah mengeksplorasi kemungkinan untuk mengatur kunjungan timbal balik antara Presiden Prabowo Subianto dan presiden Mongolia tahun depan.

Nasir mengajukan proposal itu saat pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Mongolia Battsetseg Batmunkh di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri ke-10 Forum Kerja Sama Asia Timur–Amerika Latin (FEALAC) di Ulaanbaatar pada 22 Agustus.

"Sebuah kunjungan oleh presiden Indonesia ke Mongolia, atau sebaliknya, akan menjadi tonggak sejarah dalam hubungan bilateral dan memperingati 70 tahun hubungan diplomatik," catat Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan pada Minggu.

Kedua negara menekankan pentingnya memperkuat pertukaran antar masyarakat dan memperluas dukungan bersama di forum-forum internasional.

Untuk memperdalam kerja sama, Nasir menyerukan implementasi memorandum of understanding tentang konsultasi politik yang ditandatangani selama kunjungan Batmunkh ke Jakarta pada 21 Mei. Dia juga mengucapkan selamat kepada Mongolia atas suksesnya menjadi tuan rumah FEALAC FMM ke-10, yang diselenggarakan pada 20–23 Agustus.

Di sisi lain, Batmunkh menyebut Indonesia sebagai mitra yang berharga dan berharap hubungan kedua negara akan maju lewat kolaborasi yang lebih erat.

Secara terpisah, Nasir juga bertemu Menteri Senior Urusan Luar Negeri dan Dalam Negeri Singapura, Sim Ann. Dia menyoroti meningkatnya frekuensi kunjungan bilateral di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.

Ann memuji inisiatif bantuan kemanusiaan Indonesia untuk Gaza dan menyambut dukungan internasional untuk pengakuan Palestina. Sebagai respon, Nasir menegaskan kembali komitmen kuat Indonesia untuk berdiri bersama rakyat Palestina, menyuarakan mereka, dan mendorong solusi dua negara.

Indonesia dan Singapura juga mengulang komitmen mereka untuk saling mendukung di forum internasional.

Berita terkait: Indonesia strengthens higher education partnership with Mongolia
Berita terkait: Indonesia, Mongolia agree to increase bilateral trade

MEMBACA  Hari Raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 31 Maret: Kementerian Agama

Penerjemah: Kuntum K, Tegar Nurfitra
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2025