Indonesia dan India Pererat Kerja Sama Strategis Bidang Digital

Jakarta (ANTARA) – Indonesia dan India telah mulai menjelajahi cara-cara baru untuk memperdalam kemitraan strategis di bidang digital, termasuk pengembangan dan penerapan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI).

Kedua negara mendiskusikan penguatan kerjasama di sektor digital selama pertemuan antara Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia Nezar Patria dan Sekretaris Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India S. Krishnan.

Dalam pertemuan di sela-sela AI Impact Summit di New Delhi pada Rabu (18 Feb), Patria menekankan pentingnya Indonesia dan India bersatu untuk menghadapi era digital, menurut pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta pada Kamis.

"Kemitraan strategis ini akan menjadi landasan kuat bagi kedua negara untuk membentuk masa depan digital Asia yang lebih baik, di mana teknologi mendorong kesetaraan dan pertumbuhan inklusif," ujarnya.

Indonesia menggunakan forum bilateral tersebut untuk menyampaikan ketertarikannya mengadopsi pendekatan India dalam demokratisasi AI, yang menekankan inklusivitas dan aksesibilitas bagi startup dan masyarakat luas, bukan eksklusivitas oleh pihak tertentu.

Kedua belah pihak sepakat akan pentingnya menjamin keamanan, kesesuaian budaya, perlindungan data nasional, dan kepatuhan regulasi dalam pengembangan AI.

Untuk kerjasama potensial di infrastruktur publik digital, Indonesia telah mulai mempelajari model India, dengan tujuan meningkatkan transparansi dan efisiensi melalui penggunaan identitas digital bagi warga. Rencana benchmarking terhadap platform digital telemedicine dan geospasial India juga sedang berjalan.

Pembahasan juga mencakup industri semikonduktor, mengingat Indonesia memiliki banyak bahan baku kritis yang dibutuhkan India untuk mencapai tujuan ambisiusnya di industri tersebut.

Dalam hal itu, India menawarkan kemitraan kepada Indonesia dalam alih keterampilan dan teknologi melalui ekosistem desain chipnya, yang dianggap terbesar di dunia, mendukung lebih dari 300 institusi akademik dan 100 startup.

MEMBACA  Pilihan Rizky Ridho: Jam Tangan yang Keren, Kokoh, dan Berguna

Selain itu, kedua pemerintah mendiskusikan keamanan siber dan penanganan darurat, sepakat memprioritaskan pembuatan saluran pertukaran informasi antara Computer Emergency Response Team India dan institusi terkait di Indonesia.

Indonesia menyampaikan niatnya untuk belajar dari Emergency Response Support System India, yang mengintegrasikan layanan kesehatan, polisi, dan bantuan jalanan ke dalam satu platform digital.

Mengenai pengembangan sumber daya manusia, Jakarta dan New Delhi mengeksplorasi keterlibatan National Institute of Electronics and Information Technology India dalam program peningkatan kapasitas bersama, termasuk program literasi digital.

Kedua pihak juga merancang rencana program untuk memungkinkan startup dari kedua negara berkolaborasi mengembangkan teknologi publik yang andal.

Berita terkait: Indonesia, India partner to revitalise elephant hospitals in Sumatra

Berita terkait: Indonesia, India deepen defense ties in New Delhi ministerial talks

Berita terkait: Indonesia, India deepen defense cooperation during high-level visit

Penerjemah: Farhan A, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

https://www.rbne.com.br/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=https%3A%2F%2Fwww.rbne.com.br%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=zkZFk0

Tinggalkan komentar