IHSG Melesat Tembus 7.200, Saham Angkutan Jadi Motor Penggerak

Rabu, 6 Mei 2026 – 12:41 WIB

Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren kenaikan sebesar 0,65 persen atau 45,62 poin. Penguatan ini mendorong indeks tembus level 7.102,72 pada sesi pertama perdagangan Rabu, 6 Mei 2026.

Berdasarkan pantauan VIVA, IHSG sempat terkoreksi tajam ke level 7.051 setelah mencatat lonjakan signifikan di awal perdagangan. Indeks kemudian rebound meskipun sempat turun sementara, dengan titik tertinggi intraday yang berhasil dicapai di posisi 7.126.

Volume transaksi harian tercatat senilai Rp 225,72 juta dengan nilai transaksi mencapai Rp 10,47 triliun. Aktivitas perdagangan yang dilakukan investor sebanyak 1,49 juta transaksi.

Mayoritas sektor saham kompak mencatat hasil positif. Namun, sektor keuangan menjadi satu-satunya yang mencatat koreksi sebesar 0,87 persen.

Sektor transportasi memimpin kenaikan sebesar 2,28 persen, diikuti sektor bahan baku yang naik 1,98 persen dan sektor teknologi menguat 1,52 persen. Hasil positif juga dicatat sektor properti sebesar 1,42 persen, sektor industri naik 1,36 persen, dan sektor konsumer non-siklikal melambung 1,35 persen.

Kemudian, sektor infrastruktur melonjak 0,87 persen, sektor konsumer siklikal naik 0,84 persen, sektor energi meningkat 0,41 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,21 persen.

Analis Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal, IHSG sudah menembus level resistance psikologis 7.100. Ini diikuti dengan penyempitan negatif pada histogram MACD dan stochastic RSI yang bergerak naik dari area oversold.

“Dengan kombinasi sinyal tersebut, kami memperkirakan IHSG bakal melanjutkan penguatan dan berpotensi menguji level 7.125 pada sesi kedua perdagangan hari ini,” demikian proyeksi Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset harian Rabu, 6 Mei 2026.

Phintraco Sekuritas juga mellaporkan sejumlah emiten mencatat lompatan harga tertinggi di jajaran saham unggulan. Berikut tiga saham top gainers di LQ45:

MEMBACA  Warren Buffett Pernah Akui Jual Saham McDonald's adalah "Kesalahan Besar". Kini, Nilainya Lebih dari $10 Miliar.

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) – Saham UNVR melesat 8,84 persen atau 145 poin hingga tembus level 1.785.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) – Saham AMRT meningkat sebesar 4,86 persen atau 70 poin menjadi 1.510.

PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) – Saham ESSA menyusul dengan lonjakan sebesar 4,71 persen atau 40 poin ke area 890.

Tinggalkan komentar