WARTAKOTALIVE.COM – Cek pergerakan harga emas Pegadaian hari ini, Jumat (16/1/2026). Harga produk Galeri 24 terpantau masih bertahan, sementara emas UBS mengalami penurunan harga.
Emas dikenal sebagai instrumen investasi safe haven yang sering dipilih untuk menjaga kekayaan, terutama saat kondisi ekonomi tidak pasti.
Tapi, harga emas itu dinamis dan bisa berubah kapan saja tergantung banyak faktor.
Pergerakan harganya dipengaruhi beberapa hal, mulai dari kebijakan ekonomi global, kondisi geopolitik, pergerakan dolar AS, sampai tingkat permintaan pasar.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Senin Naik, 1 Gram Tembus Rp 2.631.000
Berdasarkan data dari website resmi Pegadaian Jumat (16/1/2026) jam 07.00 WIB, harga emas dalam seminggu terakhir menunjukkan tren naik yang cukup konsisten.
Untuk perdagangan hari ini, harga emas Galeri 24 tercatat masih stabil dibanding kemarin.
Untuk ukuran 1 gram, emas Galeri 24 dibanderol Rp2.692.000.
Sementara itu, harga emas UBS malah turun. Untuk berat 1 gram, emas UBS turun Rp10.000 dari Rp2.752.000 jadi Rp2.742.000.
Berikut daftar lengkap harga emas Pegadaian hari ini untuk berbagai ukuran.
Harga Emas Galeri 24
0,5 gram: Rp1.412.000
1 gram: Rp2.692.000
2 gram: Rp5.303.000
5 gram: Rp13.159.000
10 gram: Rp26.248.000
25 gram: Rp65.457.000
50 gram: Rp130.811.000
100 gram: Rp261.492.000
250 gram: Rp652.126.000
500 gram: Rp1.304.250.000
1.000 gram: Rp2.608.499.000
Harga Emas UBS
0,5 gram: Rp1.483.000
1 gram: Rp2.742.000
2 gram: Rp5.441.000
5 gram: Rp13.445.000
10 gram: Rp26.750.000
25 gram: Rp66.743.000
50 gram: Rp133.213.000
100 gram: Rp266.320.000
250 gram: Rp665.603.000
500 gram: Rp1.329.642.000
Perbedaan Emas Galeri 24 dan UBS
UBS dan Galeri 24 sama-sama punya kadar kemurnian 99,99% atau setara 24 karat.
Perbedaan antara keduanya ada di sertifikasi dan produsennya.
Galeri 24 adalah produk emas batangan dari anak perusahaan PT Pegadaian yang sudah punya sertifikasi SNI 8880:2020 dan standar ISO.
Sedangkan, emas UBS diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera, perusahaan swasta yang sudah lama di industri logam mulia Indonesia.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id