Senin, 16 Maret 2026 – 08:58 WIB
Jakarta, VIVA – Mekanisme lindung nilai sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha yang punya bisnis jangka panjang. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX), Nursalam.
Dia menyatakan bahwa perdagangan multilateral di ICDX sudah memperdagangkan kontrak berjangka untuk dua komoditas, yaitu minyak mentah dan emas. Tentu saja, ini bisa dimanfaatkan pelaku usaha untuk melakukan lindung nilai.
“Dalam kondisi harga komoditas yang sangat fluktuatif karena berbagai faktor, mekanisme lindung nilai ini sangat diperlukan oleh pelaku usaha dengan bisnis jangka panjang,” katanya pada akhir pekan lalu.
Untuk kontrak berjangka minyak mentah dan emas, produk yang diperdagangkan di ICDX secara multilateral adalah GOFX. Ini adalah instrumen derivatif komoditas yang terdiri dari kontrak spot dan berjangka emas, kontrak berjangka minyak mentah, dan juga kontrak spot forex dengan ukuran mini (1/10 dari kontrak standar).
Mengenai perdagangan kontrak berjangka komoditas emas dan minyak mentah di ICDX pada tahun 2025, Nursalam mencatat transaksi multilateral untuk kontrak berbasis minyak mentah mencapai 61.260 lot. Sementara itu, transaksi untuk kontrak berbasis emas mencapai 1.627.698 lot.
Kontrak berjangka minyak mentah didominasi oleh kontrak COFRMic dengan 51.548 lot transaksi. COFRMic ini adalah kontrak berjangka minyak mentah ukuran mikro yang mengacu pada harga West Texas Intermediate (WTI). Kontrak ini ukurannya 10 barel per lot, jadi memberikan akses yang lebih fleksibel bagi pelaku pasar untuk bertransaksi atau lindung nilai terhadap pergerakan harga minyak.
Untuk kontrak berjangka emas, didominasi oleh kontrak GOLDUDMic dengan 682.310 lot transaksi. GOLDUDMic adalah versi mikro dari kontrak GOLDUD, ukurannya 1/100 dari kontrak standar dengan transaksi minimal 1 lot mikro (setara 0,01 kontrak GOLDUD).
“Ukuran kontrak yang lebih kecil membuat transaksi emas berbasis USD lebih terjangkau, tapi tetap memberikan eksposur terhadap pergerakan harga emas global yang mengacu pasar Loco London,” jelas Nursalam.
GOLDUD sendiri adalah kontrak harian emas dalam mata uang USD yang diperdagangkan di bursa, dengan ukuran kontrak 10 troy ounce per lot. Kontrak ini mengacu pada harga emas di pasar internasional Loco London dengan kemurnian 99,99 persen, jadi mencerminkan pergerakan harga emas global dengan baik.