Hamas kirim surat rahasia untuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei. Mereka minta Iran mengaktifkan semua front dalam perang melawan Israel dan Amerika Serikat. Surat itu juga menyebut negara-negara Arab Teluk sebagai pihak yang lemah.
Surat ini muncul setelah pernyataan publik Hamas yang mendesak Iran untuk tidak menargetkan negara tetangganya di Teluk. Namun, dalam surat rahasianya, Hamas menunjukkan sikap yang kurang diplomatis dan bertekad tidak akan melucuti senjata mereka.
“Hamas berdiri tegas dengan seluruh kekuatan di belakang kepemimpinan Anda,” tulis mereka dalam surat tersebut. Surat itu juga mengkritik negara-negara Teluk yang menormalisasi hubungan dengan Israel, menyebut mereka bagian dari kubu yang kalah.