Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) – Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengeluarkan awan panas guguran yang menjalar sekitar empat kilometer dari puncak Mahameru pada Jumat sore.
Seorang petugas di Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, menyatakan erupsi masih berlangsung saat pemberitaan ini dibuat.
"Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran mencapai kurang lebih 4.000 meter, dan erupsi masih terus terjadi saat laporan ini disusun," kata Alfian pada Jumat sore.
Berdasarkan pemantauan closed-circuit television (CCTV) pada pukul 16.01, aliran awan panas teramati telah berhenti sekitar lima kilometer dari puncak.
Alfian melaporkan erupsi terjadi pada pukul 15.13, dengan kolom erupsi mencapai sekitar 2.000 meter di atas puncak, atau kira-kira 5.676 meter di atas permukaan laut.
"Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tinggi, condong ke arah utara dan timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi sekitar 19 menit 52 detik," jelasnya.
Gunung Semeru saat ini berstatus Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi telah mengeluarkan beberapa rekomendasi, termasuk menyarankan masyarakat untuk tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 13 kilometer dari puncak.
Selain jarak itu, warga juga disarankan menghindari aktivitas dalam jarak 500 meter dari tepian sungai sepanjang Besuk Kobokan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar yang bisa mencapai hingga 17 kilometer dari puncak.
Masyarakat juga diminta menjauhi aktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak akibat risiko jatuhan batu pijar.
Pihak berwajib juga mengingatkan potensi awan panas dan aliran lahar menyusuri sungai dan lembah yang berhulu dari puncak Gunung Semeru, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta kemungkinan aliran lahar di anak-anak sungai Besuk Kobokan yang lebih kecil.
Berita terkait: Gunung Semeru Indonesia meletus lagi, kolom abu capai 700 meter
Berita terkait: Guncangan dari banjir lahar Gunung Semeru berlangsung lebih dari tiga jam
Penerjemah: Zumrotun Solichah, Resinta Sulistiyandari
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026