Gencatan Senjata di Lebanon: Prasyarat Berdamai dengan Teheran

Kamis, 9 April 2026 – 10:21 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa gencatan senjata di Lebanon tetap menjadi salah satu syarat utama dari sepuluh poin proposal gencatan senjata Iran. Proposal ini bertujuan menghentikan agresi Israel yang menyasar kawasan tersebut.

Dalam percakapan telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Rabu, 8 April 2026, kepala eksekutif itu menyampaikan pernyataan tersebut, seperti dilaporkan Press TV.

Pembicaraan ini terjadi setelah rezim Israel membunuh ratusan orang di Lebanon, sebuah pelanggaran jelas terhadap proposal. Padahal, sebelumnya Presiden AS Donald Trump menyebut proposal Iran sebagai sesuatu yang "dapat diupayakan" untuk negosiasi.

Pezeshkian menekankan pentingnya menghentikan agresi terhadap Lebanon dan menyebut hal itu sebagai syarat utama proposal Iran. Ia juga mengatakan Prancis memiliki peran penting untuk dimainkan, mengingat Paris termasuk penjamin gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah Lebanon pada 2024.

Pezeshkian menegaskan komitmen Iran untuk memajukan perdamaian, stabilitas, dan keamanan di kawasan. Penerimaan Iran terhadap gencatan senjata, katanya, menunjukkan "rasa tanggung jawab" dan "kemauan serius" untuk menyelesaikan perselisihan lewat diplomasi.

Kritik atas Respons Eropa

Presiden Iran mengkritik negara-negara Eropa karena gagal mengambil sikap tegas dan eksplisit terhadap kekejaman yang dilakukan AS dan rezim Israel. Ia mendesak Eropa untuk memainkan "peran yang bertanggung jawab dan efektif" dalam mendukung stabilitas dan keamanan regional yang langgeng.

Pezeshkian juga mendesak negara-negara Eropa untuk menekan para agresor agar "mematuhi komitmen mereka" dan mencegah setiap pelanggaran lebih lanjut.

Di bagian lain percakapan, Pezeshkian menyatakan bahwa ketidakamanan di Selat Hormuz adalah "akibat langsung dari agresi militer Amerika Serikat dan rezim Israel terhadap Iran." Ia menambahkan bahwa Republik Islam telah bertindak bertanggung jawab selama bertahun-tahun dalam menjamin keamanan jalur pelayaran di selat strategis tersebut, sambil tetap menjaga kepentingan nasionalnya.

MEMBACA  Beli keanggotaan Sam's Club sekarang hanya dengan $25 - begini caranya

Halaman Selanjutnya

Setelah diluncurkannya agresi Amerika-Israel, Iran menutup jalur tersebut bagi musuh dan sekutu mereka.

Tinggalkan komentar