Gelombang Tsunami Terpantau di Lima Daerah

loading…

Rumah-rumah di Manembo-Nembo, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Sulawesi Utara, mengalami kehancuran akibat gempa berkekuatan M7,6 pada Kamis (2/4/2026). Foto: Ist

BITUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa tsunami terdeteksi di lima lokasi berbeda. Ini akibat gempa tektonik M7,6 yang mengguncang Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 05.48 WIB.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan, “Berdasarkan pantauan alat Tide Gauge, gelombang tsunami tercatat di Halmahera Barat pukul 06.08 WIB (tinggi 0,30 m), Bitung pukul 06.15 WIB (0,20 m), Sidangoli pukul 06.16 WIB (0,35 m), Minahasa Utara pukul 06.18 WIB (0,75 m), dan Belang pukul 06.36 WIB (0,68 meter).”

Baca juga: Penampakan Dampak Gempa Bitung M7,6, Gereja Kalvari Ternate Rusak

Berdasarkan lokasi pusat gempa dan kedalamannya, gempa ini tergolong gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas deformasi kerak bumi. Analisis lebih lanjut menunjukkan gempa ini memiliki mekanisme sesar naik (thrust fault).

Guncangan gempa dirasakan di berbagai wilayah dengan kekuatan berbeda. Di Kota Ternate kekuatannya V-VI MMI (semua orang merasakan, kebanyakan panik dan lari keluar, plester dinding jatuh, kerusakan ringan terjadi). Di Ibu intensitasnya V MMI (hampir semua warga terbangun dan merasakan getaran).

Selanjutnya, getaran di Manado mencapai IV-V MMI (hampir semua penduduk terbangun), sementara Gorontalo Bone Bolango dan Gorontalo Utara merasakan III MMI (getaran terasa jelas di dalam rumah, seperti ada truk lewat). Di Kabupaten Boalemo dan Pohuwato, intensitasnya II-III MMI (hanya beberapa orang merasakan, benda gantung bergoyang).

Faisal menambahkan, “Hasil pemodelan kami menunjukkan gempa ini memicu potensi tsunami. Status siaga berlaku untuk Kota Ternate, Halmahera, Tidore, Bitung, serta beberapa wilayah di Minahasa. Sedangkan status waspada diterapkan untuk Kepulauan Sangihe dan sebagian Bolaang Mongondow.”

MEMBACA  Jawa Timur dan AS Kaji Peluang Kerja Sama di Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Investasi

(jon)

Tinggalkan komentar