Penemuan seorang bayi di toilet Kereta Api (KA) Sancaka 84B membuat heboh para penumpang dan petugas. Bayi itu sekarang sedang dirawat secara intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Solo. Sementara itu, polisi bergerak untuk menyelidiki orang yang diduga meninggalkan bayi tersebut di dalam kereta.
Kapolsek Banjarsari Kompol Harno menjelaskan, setelah bayi berhasil dievakuasi dari kereta dan diturunkan di Stasiun Solo Balapan, petugas langsung membawanya ke RS Bhayangkara Solo untuk mendapat perawatan medis. Menurut beliau, langkah ini diambil untuk memastikan kondisi kesehatan bayi tetap baik setelah ditemukan di dalam toilet kereta.
“Untuk jamin keselamatan dan kesehatan bayi, sekarang bayi tersebut sudah mendapat perawatan intensif di RS Bhayangkara Solo,” kata Harno.
Di sisi lain, polisi masih terus menyelidiki siapa yang menempatkan bayi itu di toilet KA Sancaka. Penyelidikan dilakukan dengan mengmpulkan keterangan dari saksi-saksi, termasuk petugas dan penumpang yang ada di kereta. Selain itu, petugas juga memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) dari beberapa titik terkait perjalanan kereta maupun area stasiun. Upaya ini diharapakn bisa mengungkap identitas pelaku dan kronologi lengkap kejadian.
Hingga saat ini, polisi belum memberitahu jenis kelamin, usia, atau juga motif di balik kejadian ini. Polisi memastikan penyelidikan masih terus berlanjut untuk menemukan pihak yang bertanggung jawab. Kasus penemuan bayi di toilet kereta api ini jadi perhatian serius aparat. Selain mengusir pelaku, polisi juga memastikan keselamatan bayi menjadi prioritas utama selama proses penyelidikan.