Garuda Indonesia Bidik 40.000 Kuota Penerbangan Umrah pada GUTF 2026

Senin, 2 Februari 2026 – 17:40 WIB

Jakarta, VIVA – Garuda Indonesia menargetkan setidaknya 40 ribu kursi penerbangan umrah. Target transaksi mereka capai Rp 520 miliar untuk periode hingga Januari 2027. Target ini dicanangkan lewat gelaran Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) 2026, yang diselenggarakan di tiga kota besar: Jakarta, Makassar, dan Surabaya.

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim, menjelaskan ini merupakan bagian dari strategi memperkuat portofolio pasar. Segmen penumpang umrah terus jadi fokus utama Garuda untuk mendorong pertumbuhan kinerja komersial yang berkelanjutan.

"Sepanjang tahun 2025, Garuda Indonesia melayani lebih dari 530 ribu penumpang umrah. Jumlah ini meningkat sekitar 37 persen dibanding tahun 2024," kata Reza dalam keterangannya.

"Dengan mengoptimalkan kesiapan alat produksi, Garuda Indonesia menargetkan pertumbuhan penumpang umrah menjadi 11 persen di tahun 2026 ini," ujarnya lagi.

Dalam gelaran itu, Garuda juga menginisiasi program Umrah Bersama Marbot Masjid. Mereka memberikan paket perjalanan umrah khusus bagi para marbot dari wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Reza menjelaskan, langkah ini sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat yang sedang bangkit dari dampak bencana. Garuda akan memberangkatkan 3 orang Marbot dari tiga wilayah tersebut untuk menunaikan ibadah umrah.

"Kami berharap, langkah kecil ini bisa menjadi sumber kekuatan baru dan penguat spiritual bagi para marbot dan masyarakat di wilayah terdampak," kata Reza. "Karena doa orang-orang yang ikhlas menjaga rumah Allah adalah doa yang mustajab."

Pemberian simbolis paket umrah untuk 3 marbot itu dilaksanakan bertepatan dengan penutupan GUTF 2026 di Jakarta, pada Minggu 1 Februari 2026 di Atrium Mal Kota Kasablanka.

Reza menambahkan, penyelenggaraan program ini adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya, Garuda pertama kali menginisiasi program serupa dalam GUTF 2025.

MEMBACA  Indonesia memfokuskan pada kemitraan global untuk pertumbuhan ekonomi

"Inisiatif ini menegaskan peran Garuda Indonesia sebagai maskapai nasional yang tidak hanya fokus pada layanan, tetapi juga memberi kontribusi sosial dengan membersamai masyarakat dalam pemulihan pascabencana," pungkasnya.

Tinggalkan komentar