Gajah Sumatera Ditemukan Tewas di Aceh, Diduga Tersengat Aliran Listrik

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kehutanan Indonesia menyatakan seekor gajah Sumatera ditemukan mati di Provinsi Aceh. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan hewan tersebut tersengat listrik dari kabel beraliran tinggi di perkebunan warga.

Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengkonfirmasi penemuan bangkai gajah Sumatera betina di Desa Karang Ampar, Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam pernyataan yang diterima di Jakarta pada Minggu (23/2), Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata mengatakan pemeriksaan awal menunjukkan gajah berusia sekitar 20 tahun itu kemungkinan mati pada Jumat malam (20/2).

Bangkei ditemukan di area perkebunan milik warga. Pihak berwenang menduga gajah itu tersetrum oleh kabel listrik bervoltase tinggi yang terpasang di lokasi.

“Pemasangan kabel listrik bervoltase tinggi memiliki risiko serius, tidak hanya bagi satwa liar tetapi juga bagi keselamatan manusia, termasuk keluarga dan masyarakat sekitar,” kata Ujang.

Dia mengatakan instansinya menerima laporan dari warga pada Sabtu (21/2) tentang kematian satwa yang dilindungi itu.

Setelah laporan tersebut, tim BKSDA Aceh didampingi aparat sektor kepolisian Karang Ampar, petugas keamanan setempat, dan perwakilan dari WWF Indonesia, memeriksa lokasi kejadian.

Saat ditemukan, belalai gajah masih terlilit kabel listrik, mengindikasikan tersengat listrik sebagai penyebab kematian, menurut pihak berwenang.

Polisi telah mengamankan area sambil menunggu kedatangan tim dokter hewan yang akan melakukan nekropsi dan mengawasi proses pemakaman.

Ujang mengulang peringatan terhadap penggunaan pagar listrik bervoltase tinggi, menekankan bahwa praktik semacam itu membahayakan satwa liar dilindungi dan juga dapat mengancam keselamatan publik.

Gajah Sumatera terdaftar sebagai spesies kritis terancam punah. Hilangnya habitat dan perburuan liar berkontribusi pada penurunan populasinya di seluruh Sumatera.

Menurut data yang diterbitkan di situs web resmi World Wildlife Fund (WWF), populasi gajah Sumatera diperkirakan sekitar 2.400–2.800 individu.

MEMBACA  Serangan Israel terhadap Iran melanggar hukum internasional: Indonesia

Organisasi terkemuka dunia di bidang konservasi satwa liar dan spesies terancam punah itu menyatakan bahwa gading masih dapat ditemukan di pasar-pasar di sekitar Afrika dan Asia, serta di Amerika Serikat dan Eropa.

WWF mencatat bahwa perburuan untuk perdagangan gading ilegal tetap menjadi ancaman serius bagi kehidupan gajah liar di beberapa negara.

Berita terkait: Polisi Riau Temukan Peluru di Dekat Gajah Sumatera yang Dipenggal

Berita terkait: Pembunuhan Brutal Gajah Sumatera Picu Penangkapan oleh Polisi di Riau

Penerjemah: Prisca TV, Rahmad Nasution
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar