Fasilitas Vital Mulai Pulih Bertahap di Daerah Bencana Sumatra: Menteri

Tangerang, Banten (ANTARA) – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan beberapa fasilitas vital di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sudah mulai kembali normal, termasuk stasiun pengisian bahan bakar umum, pasokan listrik, dan konektivitas internet.

“Waktu saya tiba dua hari lalu bersama Presiden Prabowo Subianto, semua SPBU sudah beroperasi dan persediaan BBM cukup,” ujarnya di sini pada hari Sabtu.

Menteri mencatat sejumlah lokasi strategis dan jalan akses, termasuk jembatan, kini sudah dapat dilalui kendaraan umum dan logistik. Jaringan listrik juga sudah berangsur pulih di beberapa daerah terdampak.

Namun, dia menambahkan bahwa beberapa titik di jaringan listrik belum sepenuhnya pulih.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam penanganan bencana, Karnavian mengatakan semua sumber daya yang ada telah digerakkan untuk mempercepat upaya pemulihan pasca-bencana di Sumatra.

“Saat pertama saya datang, layanan telepon seluler sulit digunakan. Sekarang, pemerintah sudah ambil langkah cepat untuk mengaktifkan dan memulihkan semua layanan penting,” katanya.

Dia menambahkan bahwa Kementerian Dalam Negeri saat ini fokus mempercepat pemulihan layanan di kantor-kantor pemerintahan daerah yang terdampak bencana.

“Ada dua aspek kunci pemulihan. Pertama, kantor pemerintahan harus berjalan normal. Kedua, ekonomi harus bergerak, yang terlihat dari aktivitas jual-beli. Makanya, kami percepat pemulihan layanan pemerintahan daerah,” jelasnya.

Menteri menyebutkan ada 22 desa yang hilang akibat bencana, terdiri dari 13 desa di Aceh, delapan di Sumut, dan satu di Sumbar. Selain itu, total 1.580 kantor desa di tiga provinsi terdampak, sehingga menghambat operasional pemerintahan desa.

Untuk mendukung upaya pemulihan, kementerian telah mengerahkan 1.138 taruna dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri untuk membantu mempercepat pemulihan pasca-bencana.

MEMBACA  Wakil Menteri Pastikan Tes Akademik di Bandung Aman dan Adil

Dari total personel, 413 dikirim ke Medan, disusul 414 ke Aceh. Sebanyak 179 personel lagi dikirim dalam gelombang ketiga, bersama tim pendahulu sebanyak 132 orang.

Berita terkait: Indonesia miliki sumber daya cukup untuk tangani bencana Sumatra: BNPB

Berita terkait: Prabowo tegaskan kembali dukungan pemerintah untuk korban bencana

Penerjemah: Azmi, Kenzu
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar