Jakarta (ANTARA) – Pemerintah telah mengumumkan penyelesaian infrastruktur dan fasilitas pendukung untuk sekitar 2.200 koperasi yang dibentuk dibawah program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Dalam pernyataan pers yang diterima di Jakarta pada Jumat, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyatakan tahap berikutnya melibatkan pengadaan peralatan penting, termasuk rak barang dan kendaraan angkutan.
Dia menambahkan bahwa pemerintah akan memverifikasi semua struktur dan peralatan untuk memastikan memenuhi standar kualitas dan kuantitas sebelum diserahkan secara resmi kepada kepala desa.
“Setelah semuanya selesai dan penyerahan dilakukan, koperasi-koperasi ini akhirnya dapat memulai operasional,” kata Farichah.
Wamen menekankan bahwa pembangunan masih berlangsung untuk sekitar 31.000 koperasi, dengan target yang lebih luas mencakup seluruh 83.000 entitas yang sudah berbadan hukum di seluruh Indonesia.
“Kami terbuka terhadap masukan dan kritik. Mari kita bekerja sama untuk mensukseskan koperasi desa, memastikan program KDMP mencapai tujuan utamanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan,” ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk menyelesaikan pembangunan 20.000 hingga 30.000 koperasi desa di seluruh negeri pada Juni tahun ini.
Berbicara usai rapat koordinasi di Jakarta pada Rabu (11 Maret), dia meyakinkan publik bahwa kemajuan pembangunan fisik terus berlanjut, dengan mencatat banyak koperasi yang hampir selesai.
“Beberapa koperasi sudah mencapai progres 60 persen, 70 persen, dan 80 persen penyelesaian,” katanya.
Dia menambahkan bahwa upaya pemerintah termasuk mempercepat pengadaan tanah untuk memastikan program KDMP menjangkau semua desa.
“Untuk desa yang tidak memiliki lahan tersedia, bantuan akan diberikan oleh gubernur atau bupati, sesuai ketentuan yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri,” jelas Hasan, sambil mencatat bahwa kementerian akan menerbitkan surat edaran untuk tujuan tersebut.
Menteri tersebut mengatakan program KDMP diharapkan dapat memperkuat ekonomi pedesaan dan memperluas akses produk dan layanan penting bagi warga desa.
Berita terkait: Indonesia perkenalkan call center untuk pertanyaan publik seputar koperasi
Berita terkait: Indonesia integrasikan bantuan dan program koperasi untuk kurangi kemiskinan
Berita terkait: Prabowo targetkan 60.000 koperasi desa pada akhir 2026
Penerjemah: Shofi Ayudiana, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026