loading…
Upacara serah terima jabatan (sertijab) untuk Komandan KRI Pulau Fani-731. Foto/Dok TNI AL
JAKARTA – Tongkat komando untuk enam komandan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) telah berganti. Upacara serah terima jabatan dilaksanakan pada Selasa (30/12/2025) dan Jumat (2/1/2026).
Tongkat kepemimpinan untuk KRI Pulau Fani-731, yang merupakan bagian dari Satuan Kapal Ranjau (Satran) Koarmada II, diserahterimakan dalam sebuah upacara. Upacara ini dipimpin oleh Komandan Satran Koarmada II, Kolonel Laut (P) M. Sati Lubis.
Acara berjalan dengan khidmat di Geladak KRI Pulau Fani-731 pada Jumat (2/1/2026). Ini merupakan bagian dari proses pembinaan personel di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Baca juga: Disaksikan Prabowo, Kapal Perang Terbesar di Asia Tenggara Unjuk Kekuatan di Teluk Jakarta
Posisi Komandan KRI Pulau Fani-731, yang sebelumnya dipegang oleh Letkol Laut (P) Farid Ardiansyah, secara resmi kini diserahkan kepada Letkol Laut (P) Indra Julia Purnomo.
“Serah terima jabatan ini adalah bagian dari regenerasi kepemimpinan. Tujuannya untuk menjaga kelanjutan pembinaan satuan dan meningkatkan kesiapan operasional elemen-elemen Satran Koarmada II,” begitu isi keterangan yang diambil dari situs resmi TNI AL.
Dalam pesannya, Dansatran Koarmada II Kolonel Laut (P) M. Sati Lubis mengatakan bahwa pergantian jabatan adalah proses yang normal dan strategis dalam organisasi TNI AL. Hal ini tidak cuma untuk regenerasi kepimpinan, tapi juga untuk memperkuat manajemen organisasi agar lebih responsif, adaptif, dan bisa mengantisipasi dinamika lingkungan serta tantangan tugas yang terus berkembang di masa depan.
Kepada pejabat lama, dia menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdiannya selama menjabat. Sementara kepada pejabat baru, dia ucapkan selamat dan memberikan kepercayaan penuh untuk menjalankan tugas baru dengan sebaik mungkin.