Empat Federasi Nasional Pordasi Pacu Program, Unggah Strategi Olahraga Berkuda Indonesia 2026

Senin, 2 Maret 2026 – 17:53 WIB

Empat Federasi Nasional (FN) dibawah naungan Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) memaparkan arah dan program kerja nasional mereka dalam acara Bincang Olahraga di TVRI Sport, Jumat 27 Februari 2026.

Keempat federasi ini adalah hasil transformasi organisasi Pordasi yang diputuskan dalam Munas XIV November 2024 dan berada dibawah pembinaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Mereka terdiri dari FN Pordasi Pacu, FN Pordasi Equestrian, FN Pordasi Polo, dan FN Pordasi Berkuda Memanah.

Dalam diskusi itu, semua federasi menekankan komitmen untuk membangun olahraga berkuda yang tidak cuma fokus pada prestasi, tapi juga inklusif, berkelanjutan, dan bisa memberi manfaat ekonomi.

FN Pordasi Berkuda Memanah menyoroti perkembangan pesat cabang olahraga yang menggabungkan tradisi, nilai budaya, dan prestasi ini. Saat ini, mereka sudah punya anggota dari 17 provinsi dan aktif melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, kampus, hingga pesantren. Sepanjang tahun 2026, sejumlah agenda nasional dan internasional sudah disiapkan, termasuk Liga Santri Indonesia dan Kejuaraan Panahan Berkuda Asia.

Sementara itu, FN Pordasi Pacu menekankan pentingnya identitas Kuda Pacu Indonesia (KPI) sebagai hasil persilangan antara kuda thoroughbred dan kuda lokal. Pacuan kuda dinilai punya peran strategis untuk menggerakkan sektor peternakan, UMKM, dan pariwisata olahraga, seiring dengan tingginya minat publik di berbagai event nasional.

Dari sisi prestasi Olimpiade, FN Pordasi Equestrian memaparkan fokus pembinaan menuju PON XXII tahun 2028. Dengan empat disiplin utama—show jumping, dressage, eventing, dan endurance—equestrian menargetkan peningkatan kualitas atlet, kuda, serta peralatan pertandingan agar bisa bersaing di tingkat internasional.

Sedangkan FN Pordasi Polo Indonesia menempatkan polo sebagai olahraga prestasi sekaligus platform untuk pariwisata olahraga dan diplomasi. Federasi mendorong penggunaan kuda lokal, pembinaan atlet secara bertahap, serta penyelenggaraan event yang terintegrasi dengan sektor pariwisata dan industri kreatif.

MEMBACA  Hakim Nyatakan Trump Akhiri Program Pencegahan Bencana FEMA Secara Melawan Hukum | Berita Donald Trump

Melalui paparan ini, keempat Federasi Nasional Pordasi sepakat bahwa tahun 2026 menjadi momen penting untuk kebangkitan olahraga berkuda di Indonesia. Dengan sinergi organisasi, agenda kompetisi yang jelas, serta dukungan masyarakat, Pordasi optimis bisa menghasilkan prestasi dan membangun ekosistem olahraga berkuda yang kuat di tingkat nasional maupun internasional.

Tinggalkan komentar