loading…
Dunia Berada dalam Kondisi Kebangkrutan Air Global. FOTO/ Science Alert
GENEWA – Dunia sedang memasuki era “kebangkrutan air global” dimana sungai, danau, dan sumber air bawah tanah menyusut lebih cepat daripada kemampuan alam untuk mengisinya kembali, kata sebuah lembaga penelitian PBB pada hari Selasa.
Argumen mereka adalah bahwa puluhan tahun penggunaan berlebihan, polusi, kerusakan lingkungan, dan tekanan iklim telah mendorong banyak sistem air melampaui batas pemulihan. Karena itu, diperlukan klasifikasi baru untuk keadaan ini.
“Tekanan air dan krisis air sudah tidak lagi cukup untuk menggambarkan realitas air yang baru di dunia,” menurut laporan terbaru dari Institut Universitas PBB untuk Air, Lingkungan, dan Kesehatan (UNU-INWEH).
Terkait: Studi Memperingatkan Benua-Benua di Bumi Mengering dengan Laju yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya