Drama Quintrick! Pandji Pragiwaksono Dilaporkan 5 Kali ke Polda Metro Usai Stand Up Mens Rea

Sabtu, 24 Januari 2026 – 00:10 WIB

Jakarta, VIVA – Bukan cuma satu, tapi ada dua laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya pada Kamis, 22 Januari 2026, yang menyeret nama komika Pandji Pragiwaksono.

“Ada 2 laporan terkait acara berjudul Mens Rea,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, dikutip pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Laporan pertama dibuat oleh seorang berinisial S. Ia melaporkan Pandji atas dugaan tindak pidana menyebarkan kebencian atau permusuhan terhadap suatu agama dan kelompok.

Sementara itu, laporan kedua diajukan oleh pelapor berinisial F dengan tuduhan pidana yang mirip. Dengan dua laporan baru ini, total sudah lima laporan yang menjerat nama Pandji di Polda Metro.

Aparat saat ini sedang mendalami materi laporan dan kejadian dalam acara Mens Rea tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah unsur pidana dalam laporan itu terbukti.

Sebelumnya, polemik stand up comedy Mens Rea ini memang sudah memanas. Pandji Pragiwaksono telah dilaporkan untuk keempat kalinya ke Polda Metro Jaya oleh Majelis Pesantren Salafiyah (MPS) Banten. Mereka melaporkan karena merasa ada materi yang menyinggung makna ibadah salat.

Masalahnya berawal dari pernyataan Pandji yang menyebut orang yang rajin salat belum tentu orang baik. Pernyataan ini lalu dianalogikan dengan siswa yang tidak pernah bolos sekolah tapi disebutnya bisa saja ‘bodoh’.

“Dalam keyakinan kami, orang yang rajin salat diyakini sebagai orang baik. Jaminannya adalah Al-Qur’an dan Hadis,” kata Ketua Dewan Pembina MPS Banten, KH Matin Syarkowi.

“Lalu di mana salahnya? Pandji menyambung narasinya dengan analogi itu dan bilang ‘ujung-ujungnya seperti saya, goblok’. Ini bisa dimaknai bahwa orang rajin salat belum tentu baik, dan bisa jadi bodoh,” jelasnya.

MEMBACA  Akankah Perdamaian Kembali ke Sudan Usai Ribuan Tewas di el-Fasher?

Tinggalkan komentar