DLH Kabupaten Bogor Menambah 10 CCTV Untuk Memantau Pencemaran Sungai Cileungsi

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor menambah 10 unit kamera pengintai atau CCTV untuk mengawasi pencemaran lingkungan di Sungai Cileungsi. Penambahan ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang dapat mencemari sungai tersebut. Dengan total 18 unit CCTV yang dipasang di sepanjang Sungai Cileungsi, diharapkan pengawasan terhadap pencemaran lingkungan bisa dilakukan secara lebih optimal.

Kamera-kamera pengintai ini akan diawasi selama 24 jam oleh operator dari DLH Kabupaten Bogor. Jika terdapat aktivitas mencurigakan yang dapat mencemari lingkungan, operator akan segera membuat laporan kepada tim terpadu untuk menindaklanjutinya. Selain penggunaan CCTV, tim penegakan hukum juga mendirikan posko pengawasan di titik-titik yang sering terjadi aktivitas pencemaran lingkungan, terutama oleh industri.

Tim penegakan hukum terpadu telah bekerja selama tiga bulan sejak Oktober-Desember 2023 untuk melakukan pemantauan dan penanganan atas dugaan pencemaran akibat kegiatan usaha di sekitar Sungai Cileungsi. Posko pengawasan didirikan di Cikuda, Parung Dengdek, dan Jembatan Canadian Kota Wisata guna memantau dan menindak tujuh industri yang melanggar aturan terkait pembuangan limbah ke sungai dengan baku mutu air limbah di luar ketentuan.

Dengan langkah-langkah ini, DLH Kabupaten Bogor berharap dapat meningkatkan kesadaran dan ketaatan industri terhadap regulasi lingkungan. Pengawasan yang lebih ketat diharapkan dapat mencegah dan mengurangi pencemaran lingkungan di sekitar Sungai Cileungsi, yang merupakan sumber air penting bagi masyarakat sekitar.

MEMBACA  Kepolisian dan tentara dikerahkan di rumah sakit Papua setelah ancaman pemberontak: pejabat