loading…
Penampakan dari dekat DJI Avata 360, drone FPV revolusioner yang menggabungkan kebebasan manuver di udara dengan kemampuan merekam video panorama 8K yang sangat luas. Foto: DJI
JAKARTA – Persaingan di industri drone global semakin panas di kuartal pertama tahun 2026. Setelah dikejutkan oleh Insta360 yang masuk ke wilayah DJI dengan meluncurkan drone panorama Antigravity A1 akhir tahun lalu, raksasa teknologi asal Tiongkok, DJI, tidak tinggal diam.
Mereka merespon dengan merilis DJI Avata 360, drone *First Person View* (FPV) canggih yang dipercaya akan mengubah cara kreator merekam konten visual udara melalui kamera 360 derajat beresolusi 8K.
Secara teknis, Avata 360 adalah gabungan dari kelincahan manuver drone Avata 2 dengan kualitas optik canggih dari kamera aksi Osmo 360.
Kehadiran produk ini mengganggu monopoli singkat Antigravity A1 di pasar drone 360. Strategi DJI juga sangat agresif: mereka tidak cuma menawarkan spesifikasi yang kompetitif, tapi juga mematok harga jauh lebih rendah dari pesaingnya untuk mendapatkan kembali loyalitas konsumen global.
DJI Avata 360 pantas menjadi idola baru di langit 2026 karena harganya yang sangat terjangkau.