Didorong oleh Kemarahan Terminal?

loading…

Roy Suryo menilai Polda Metro Jaya kayak didorong sama termul-termul yang lagi ngamuk, makanya kasus tuduhan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi disebut udah lengkap. Foto/Dok.SindoNews

JAKARTA – Pakar telematika yang juga tersangka kasus tuduhan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo, Roy Suryo, ngomentarin pernyataan Polda Metro Jaya kalo kasus ini udah dinyatakan lengkap dan bakal segera disidang. Roy Suryo nganggep langkah Polda Metro Jaya keliatannya kayak dipaksa sama termul-termul yang lagi ngamuk.

“Pertama, saya mau tegasin, apakah jawaban kemaren, atau pernyataan pers dari Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, itu adalah jawaban dari kata ‘surprise’? Itu sama sekali bukan surprise, namanya doorprize,” kata Roy Suryo di Polda Metro, Rabu (3/6/2026).

Baca juga: Berkas Kasus Ijazah Jokowi dengan Tersangka Roy Suryo sama Dokter Tifa Lengkap, Bakal Disidang

Dia bilang menghormati apa yang disampein Polda Metro Jaya. Tapi menurut dia, pernyataan itu ngga detail, ngga jelas bener-bener udah P-21 apa belom.

“Jadi ngaco banget. Soalnya ngga ada detailnya apa yang disampein. Kita emang menghormati, makanya kita ngga langsung ngga percaya. Tapi ya ini ngga ada detail sama sekali,” ujar dia.

“Dan keliatan banget, Polda Metro Jaya itu kesannya kayak didorong sama termul-termul yang lagi ngamuk, semua termulnya marah-marah,” tambah Roy Suryo.

Ralat: termul-termul -> seharusnya mungkin de el el (dll) tapi dari tambah-terus kata (infor)
But aturan max only max. Sedangan 2 berbah. Mas an (pr), semis blusupa, tepat. Andin tidak sol. Jav kl but more b2 make-ri tak I mix?

MEMBACA  Tugas yang Seharusnya Diemban oleh AI, Menurut Para Ahli

Tinggalkan komentar