Senin, 5 Januari 2026 – 20:10 WIB
Jakarta, VIVA – Rentetan cobaan masih membayangi hidup aktor senior Diding Boneng. Setelah rumahnya ambruk di Matraman, Jakarta Pusat, akhir Desember 2025 lalu, kondisi kesehatannya sekarang juga jadi perhatian.
Debu dan sisa puing bangunan memicu serangan asma dia, sehingga Diding harus jalani pemulihan di tempat pengungsian sementara. Scroll untuk tau cerita lengkapnya, yuk!
Di tengah kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya, pemeran Mbah Buyut di film KKN di Desa Penari itu malah tunjukkan sikap yang mengejutkan. Daripada mengeluh, Diding pilih berbagi cerita soal dinamika pertemanan di dunia hiburan, terutama tanggapan rekan-rekan sesama artis setelah musibah yang dia alami.
Menurut Diding, beberapa artis pernah hubungi dia dan sampaikan niat untuk bantu, baik dengan jenguk ataupun kasih dukungan lain. Tapi, sampai sekarang, rencana itu belum terealisasi. Meski begitu, Diding tegaskan bahwa dia ga mau nilai hal itu secara negatif.
“Kalau omongannya iya, siapapun mah bantu, termasuk Perssik deh, ‘Bang tenang bang ya, Insya Allah gue ada rezeki’, kan artinya mau bantu dong,” kata Diding Boneng di tempat tinggalnya, Minggu 4 Januari 2026.
Dia juga sebut nama Opie Kumis sebagai salah satu teman yang pernah sampaikan niat serupa.
“Termasuk Opie Kumis, (bilang) ‘Bang gue datang bang besok,’ tapi hari ini enggak. Artinya bukan saya enggak percaya sama teman-teman, harapan sih boleh,” tambahnya.
Pernyataan itu mencerminkan sikap realistis Diding dalam melihat kehidupan sebagai pekerja seni. Dia sadar betul bahwa kesibukan di industri hiburan sering bikin rencana pribadi tertunda. Bahkan, Diding akui coba menempatkan dirinya di posisi yang sama dengan teman-temannya.
“Teman-teman artis kebanyakan lagi kerja di job kayak gitu. Yang kerja di Bangka misalnya, bisa nyeberang ke mana, ambil lagi itu job. Dan ini biasa, buat gue mah enggak aneh. Barangkali kalau gue enggak sakit, gue juga kayak gitu kok,” tuturnya.
Lebih jauh, Diding tegaskan bahwa dia tak ingin pelihara rasa kecewa. Selain demi ketenangan hati, dia juga dapet masukan agar jaga kondisi emosionalnya supaya tidak memperburuk penyakit yang diderita. Baginya, memahami kesibukan orang lain jauh lebih menyehatkan daripada menyimpan prasangka.
Halaman Selanjutnya
“Gue mau memaklumi teman-teman, gue tahu banget teman-teman sibuknya kayak apa. Memang ngejar uang, tapi itu kan juga kesibukan yang memang setiap tahun muncul. Jadi gue enggak bisa terlalu berharap,” pungkasnya.