loading…
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengatakan aksi penikaman yang menewaskan seorang anak berumur 10 tahun di sekolah di Moskow, Rusia, terinspirasi dari ledakan di SMAN 72 Jakarta. Foto/Jonathan Simanjuntak
JAKARTA – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyatakan bahwa aksi penusukan yang menyebabkan meninggalnya anak 10 tahun di sebuah sekolah di Moskow, Rusia, terinspirasi dari kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta. Kedua pelaku disebut sama-sama terpapar oleh paham ekstremisme kekerasan.
“Untuk kasus terbaru di Rusia, (pelaku) bernama Mario (15). Dia melakukan penusukan di Odintsovo, Moskow, Rusia pada tanggal 16 Desember 2025,” ujar Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Mayndra Eka Wardhana dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (7/1/2026).
Dia memaparkan bahwa pelaku penusukan itu membawa gagang senjata yang tertulis ‘Jakarta Bombing 2025’. Hal ini diketahui saat pelaku mengunggah fotonya di dalam komunitas The True Crime Community.
Baca juga: Densus 88 Temukan 70 Anak Terpapar Ideologi Ekstremisme, Masuk Komunitas The True Crime Community
“(Foto itu) diambil oleh yang bersangkutan lalu di-upload di dalam komunitas ini. Nah, diduga aksi ini terinspirasi dari insiden bom SMAN 72 di Jakarta,” lanjutnya.