Denark Bertarung Sendirian, NATO Hanya Kirim Puluhan Pasukan untuk Greenland

loading…

Denmark harus berjuang sendirian pertahankan Greenland. Foto/X/@sentdefender

OSLO – Sekutu NATO, Prancis dan Jerman, sekarang telah mengirimkan sejumlah kecil pasukan buat keamanan Greenland dan bantuan militer lebih lanjut nantinya. Sementara itu, Denmark mengklaim sedang menginvestasikan USD13,7 miliar untuk keamanan di Arktik.

Ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengambil alih Greenland ditanggapi dengan serius setelah Pasukan Khusus Amerika menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

Denmark terpaksa menempatkan lebih banyak sumber daya dan alat militer ke Greenland minggu ini karena pemerintah mereka bertekad membuktikan bisa melindungi wilayah Arktiknya.

Menurut Army Technology, tekanan semakin besar, bukan cuma karena kapal selam Rusia atau manuver strategis China—meskipun itu juga makin nyata—tetapi terutama karena Presiden AS Donald Trump mencari cara untuk menguasai pulau terbesar didunia ini.

Tindakan sepihak Trump di panggung global, yang ditunjukkan dengan penangkapan Presiden Venezuela oleh Pasukan Khusus AS, telah membuat Eropa khawatir. Tidak ada kesepakatan yang tercapai kemarin (14 Januari) setelah diskusi terbuka antara pejabat Denmark, Greenland, dan AS di Gedung Putih.

Wilayah strategis ini terletak di Kutub Utara, berharga karena aksesnya ke jalur air yang mencair dan juga karena kekayaan energi dan mineralnya yang masih belum banyak digali.

“Dalam periode mendatang,” kata Pemerintah Denmark dalam pernyataannya tanggal 14 Januari, “kehadiran militer akan ditingkatkan di dan sekitar Greenland, terdiri dari pesawat, kapal, dan tentara, termasuk dari sekutu NATO” seperti Prancis dan Jerman, yang sudah mengirim beberapa pasukan dan peralatan militer ke wilayah otonom Denmark itu.

Baca Juga: Tangkal Dominasi Israel, 3 Negara Islam Bersatu Bentuk Aliansi Militer

MEMBACA  Kedengarannya Headphone Terbaik untuk Tahun 2025

Tinggalkan komentar