Demo Ojol Besok: 5000 Pengemudi Akan Geruduk Istana Negara

Sekitar 5.000 pengemudi ojek online (ojol) akan berdemonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (2/7/2026). Selama aksi ini, para pengemudi juga berencana melakukan off bid.

Off bid adalah istilah yang dipakai pengemudi transportasi online untuk mematikan aplikasi penerima pesanan. Biasanya, ini dilakukan sebagai bentuk protes atau mogok massal agar perusahaan aplikasi memberikan tarif dan potongan yang lebih adil.

Salah satu komunitas yang ikut dalam aksi Kamis nanti adalah Gerakan Ojol Indonesia Bersatu (GOIB). Penanggung Jawab Aksi, Irfan Smandu, mengatakan 5.000 ojol dari berbagai wilayah Jabodetabek akan bergerak dalam unjuk rasa tersebut.

Mereka mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menerbitkan Lembar Negara dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026. Ojol juga menuntut potongan 8 persen wajib berlaku untuk semua layanan.

Selain itu, mereka meminta pemerintah menjamin ketersediaan bahan bakar Pertalite yang semakin langka, membuat regulasi untuk tarif barang dan makanan, serta mengawasi aplikator yang curang dengan potongan 8 persen.

“Hadirkan skema perhitungan potongan dari 92 persen ke 8 persen dengan benar, sesuai Kepmenhub 667 tahun 2022, bukan akal-akalan aplikator,” kata Irfan saat dihubungi pada Rabu (1/7/2026).

Sebagai informasi, kebijakan potongan komisi aplikasi ojol maksimal 8 persen mulai berlaku hari ini, Rabu (1/7/2026). Aturan ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dan dituangkan dalam Perpres Nomor 27 Tahun 2026.

MEMBACA  Pernyataan Pelatih PSS Sleman Tentang VAR di Liga 1

Tinggalkan komentar