Dejan Antonic Nilai Laga Lawan Bhayangkara ‘Cukup Lucu’ Usai Semen Padang Dibungkam 0-4

Rabu, 25 Februari 2026 – 10:06 WIB

Bandar Lampung, VIVA – Pelatih Semen Padang, Dejan Antonic, menilai pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC berjalan "cukup lucu" setelah timnya kalah telak dengan skor 0-4. Laga lanjutan Super League itu digelar di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Bandar Lampung, pada Selasa 24 Februari 2026.

Dalam konferensi pers setelah pertandingan di Bandarlampung, Dejan Antonic menyatakan kekecewaannya atas beberapa keputusan wasit yang menurutnya merugikan timnya. Ia menyoroti pemberian penalti untuk tim tuan rumah dan kartu merah yang dianggap tidak perlu untuk pemain Semen Padang.

"Pertandingan ini berjalan cukup lucu. Kami malah ‘memberi hadiah’ penalti untuk tuan rumah, lalu ada kartu merah dari wasit untuk pemain kami yang sebenarnya tidak perlu," kata Dejan Antonic seperti dilaporkan ANTARA.

Pelatih asal Serbia itu juga menyinggung soal penggunaan teknologi VAR yang menurutnya tidak berfungsi dengan baik selama pertandingan. Ia merasa hal itu turut mempengaruhi jalannya permainan dan merugikan Semen Padang.

"Iya, kami kalah hari ini, tapi saya lihat pertandingannya cukup aneh. Dua penalti, langsung kartu merah, VAR tidak bekerja. Saya tidak paham apa yang sebenarnya terjadi," tambahnya.

Meski begitu, Dejan Antonic tetap memberikan apresiasi kepada Bhayangkara Presisi Lampung FC yang berhasil memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Ia menyebut kekalahan ini sebagai pelajaran berharga bagi timnya, khususnya saat bermain di tempat lawan.

"Sekali lagi saya ucapkan selamat untuk Bhayangkara. Tapi ini menjadi pelajaran penting buat kami untuk masa depan," ujar Dejan.

Dalam pertandingan tersebut, Bhayangkara Presisi Lampung FC tampil dominan dan memastikan kemenangan 4-0. Empat gol tuan rumah dicetak oleh Moussa Sidibé yang memasukkan dua gol, serta satu gol masing-masing dari Ryo Matsumura dan Doumbia.

MEMBACA  Lima Tewas Usai Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol

Hasil ini membuat Bhayangkara Presisi Lampung FC naik ke posisi lima besar klasemen sementara Super League Indonesia. Mereka sekarang mengumpulkan 35 poin dari 23 pertandingan, dengan catatan 10 menang, lima seri, dan delapan kalah.

Sementara itu, Semen Padang masih terjebak di bagian bawah klasemen. Kabau Sirah berada di posisi ke-17 dengan 16 poin dari 23 laga, yang didapat dari empat kemenangan, empat hasil imbang, dan 15 kekalahan.

Tinggalkan komentar