MOSKOW – China dan Rusia akan mengadakan latihan angkatan laut gabungan tahun ini pada bulan ini, dan setelah itu mereka akan melakukan patroli bersama di Samudra Pasifik, tapi lokasi pastinya tidak disebutkan. Ini disampaikan oleh kementerian pertahanan China pada hari Minggu.
Hubungan antara Moskow dan Beijing saat ini sangat erat, baik di bidang ekonomi maupun diplomatik. Mereka semakin dekat karena sama-sama menentang tatanan dunia yang sekarang didominasi oleh Amerika Serikat.
Dalam beberapa tahun terakhir, militer China dan Rusia sering mengadakan latihan bersama. Banyak pemerintah Barat, juga beberapa negara lain, merasa curiga dengan kerjasama ini, apalagi saat perang Rusia di Ukraina masih terus berjalan.
Latihan yang disebut “Joint Sea-2026” ini akan dilakukan di laut dan udara dekat Qingdao, yang merupakan pelabuhan militer penting dan tempat wisata di timur China. Setelah latihan selesai, sebagian pasukan dari kedua negara akan melakukan patroli laut bersama di area Samudra Pasifik. Tujuan mereka adalah untuk menghadapi tantangan keamanan bersama dan menjaga perdamaian serta stabilitas di kawasan itu tampa banyak gangguan.