Cuaca Ekstrem Ganggu Pasokan Listrik di Bali, PLN Pulihkan dalam Satu Jam

Denpasar, Bali (ANTARA) – Cuaca ekstrem mengganggu sistem interkoneksi Jawa-Bali pada Minggu malam, menyebabkan pemadaman listrik sementara di sebagian wilayah Bali, ungkap perusahaan listrik negara PLN Bali UID.

General Manager PLN Bali UID, Eric Rossi Priyo Nugroho, menjelaskan gangguan terjadi pukul 19.39 WITA, memicu beroperasinya secara otomatis sistem proteksi jaringan untuk mengamankan jaringan listrik.

Mekanisme proteksi ini berfungsi serupa dengan sistem pengaman listrik rumah tangga, namun beroperasi dalam skala yang jauh lebih besar.

“Saat gangguan terdeteksi, sistem secara otomatis memutuskan sebagian beban untuk mencegah dampak yang lebih luas dan melindungi peralatan,” kata Nugroho.

Gangguan tersebut mengakibatkan *pembebanan* sebagian sebagai langkah pengamanan sebelum sistem sepenuhnya normal kembali pukul 20.36 WITA.

Berdasarkan pemetaan sistem, wilayah terdampak meliputi Gianyar, Tabanan, Jembrana, Denpasar, Buleleng, Klungkung, Bangli, Badung, dan Karangasem. Dua wilayah terakhir mengalami dampak paling signifikan.

Di lokasi lain, pemadaman bersifat feeder-based, hanya memengaruhi saluran distribusi tertentu dari gardu induk. Wilayah yang dilayani oleh saluran terpisah tetap tidak terganggu.

“Seluruh tim merespons dengan cepat setelah gangguan terdeteksi. Koordinasi yang erat memastikan pemulihan dilakukan dengan aman,” ujar Nugroho.

Dia menambahkan bahwa sistem kelistrikan Bali telah sepenuhnya normal pukul 20.36 WITA, menjadikan total waktu pemulihan kurang dari satu jam.

Menanggapi laporan mengenai pemadaman bergilir selama seminggu di Bali, PLN membantah klaim tersebut.

Nugroho menyatakan perusahaan tidak menerapkan maupun merencanakan pemadaman bergilir.

Dia menegaskan sistem kelistrikan Bali saat ini beroperasi normal, dengan kapasitas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Berita terkait: Bali hadapi cuaca ekstrem, gelombang tinggi hingga 17 Feb, peringatan BBMKG

Berita terkait: Bali siapkan opsi wisata dalam ruangan amid cuaca akhir tahun yang tidak stabil

MEMBACA  Bahkan dalam detik-detik terakhir hidupnya, imam gay pertama mendorong batas-batas

Penerjemah: Rolandus Nampu, Resinta Sulistiyandari
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar