Cak Rohim Menegaskan Garda Satu Akan Mengawal Program Prabowo-Gibran

Ringkasan Berita:

Garda Satu telah mengukuhkan kepengurusan untuk tiga Dewan Pengurus Cabang (DPC) di wilayah Malang Raya di Hall Pelangi Hotel, Kota Malang.
Ketua Umum Abdul Rohim (Cak Rohim) menekankan komitmen organisasi untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka, terutama program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dia juga menyoroti pentingnya akhlak yang baik bagi para kader, kerjasama dengan TNI-Polri, serta pengawasan agar program bisa tepat sasaran.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Ketua Umum Garda Satu, Abdul Rohim atau yang biasa dipanggil Cak Rohim, secara resmi melantik pengurus tiga DPC di Malang Raya (Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu). Acara ini berlangsung di Hall Pelangi Hotel, Kota Malang, pada Sabtu (14/2/2026) malam.

Dalam acara pelantikan yang dihadiri oleh pejabat Forkopimda Malang Raya dan juga tokoh nasional seperti pelawak senior Tessy Srimulat dan Bagong, Cak Rohim memberikan pengarahan tentang peran organisasi sebagai mitra taktis pemerintah.

Cak Rohim menegaskan bahwa visi utama Garda Satu adalah untuk mendukung sepenuhnya program kerja Presiden Prabowo dan Wapres Gibran. Salah satu program yang menjadi perhatian khusus adalah Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Garda Satu adalah garda terdepan yang mensosialisasikan MBG di seluruh Indonesia ketika banyak pihak masih meremehkan,” ujar Cak Rohim dalam pernyataan tertulisnya pada Senin (16/2/2026).

“Saya turun langsung ke desa-desa, bahkan sempat dianggap aneh karena membicarakan soal dapur umum. Tapi sekarang, setelah manfaat dari Satuan Pelayanan Makan Bergizi (SPPG) dirasakan masyarakat, semua pihak mulai mengakui keunggulannya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat sekarang sudah lebih cerdas dan tidak gampang percaya hoaks.

“Masyarakat sudah merasakan enaknya program ini. Tugas kita sekarang adalah terus mendukung, mendampingi, dan mengawasi supaya program ini benar-benar tepat sasaran,” tambahnya.

MEMBACA  Gallant mengatakan bahwa Israel akan mengorbankan Rafah dalam kasus pertukaran tawanan.

Walaupun Garda Satu awalnya dibentuk dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Cak Rohim menekankan bahwa organisasi ini terbuka untuk siapa saja yang ingin membangun bangsa.

Namun, dia memberikan peringatan keras kepada semua kader untuk menjaga nama baik organisasi di mata publik.

“Saya tidak mau mendengar ada anggota Garda Satu yang merugikan masyarakat. Utamakan akhlakul karimah. Kita harus berbaur dan menjadi pihak pertama yang membantu masyarakat saat mereka kesulitan,” seru Cak Rohim di depan ratusan kader.

Baca juga: Satu Keluarga Tertimpa Kontainer di Karawang Ternyata Habis Syukuran Anak Hafal Al-Quran

Di era kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), Cak Rohim mengingatkan kader untuk berpegang teguh pada prinsip agama dan moral agar tidak mudah dihasut.

“Kita hidup di zaman di mana fitnah sangat mudah menyebar lewat media sosial dan AI. Ingat, fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Garda Satu harus jadi benteng yang mempertahankan prinsip, moral, dan hati nurani. Jika kita mendukung pemerintah demi kebenaran, meski nyawa taruhannya, insya Allah itu mati syahid,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Cak Rohim juga mengajak semua kader untuk mendukung penuh aparat penegak hukum, seperti Kejaksaan, KPK, Polri, dan TNI. Dia meminta kader untuk bersikap objektif dan tidak menyalahkan seluruh institusi hanya karena tindakan segelintir orang.

“TNI dan Polri adalah garda terdepan pertahanan dan keamanan kita. Jangan korbankan institusi hanya karena perbuatan beberapa oknum yang tidak baik. Kita harus bersinergi dalam menjaga kondusivitas negara,” pungkas Cak Rohim.

Tinggalkan komentar