loading…
Cadangan minyak Rusia diproyeksikan mencapai 31 miliar ton, cukup untuk lebih dari 60 tahun di tingkat produksi sekarang. Foto/Dok
JAKARTA – Cadangan minyak Rusia sangat besar dan diproyeksikan capai 31 miliar ton. Jumlah ini cukup untuk bertahan lebih dari 60 tahun dengan tingkat produksi saat ini. Wakil Perdana Menteri Aleksandr Novak menerangkan, angka 31 miliar ton ini termasuk cadangan yang belum siap diproduksi.
“Saat ini, negara kita ada di peringkat keempat untuk cadangan minyak yang bisa diambil, setelah Arab Saudi, Iran, sama Irak. Untuk cadangan yang menguntungkan dan bisa diambil, kita punya cukup untuk 62 tahun di tingkat produksi sekarang,” kata Aleksandr Novak.
Ketika berbicara di depan mahasiswa tentang industri minyak, tren global, dan peran Rusia, Novak menekankan bahwa kondisi ini tidak berarti minyak Rusia akan habis dalam 60 tahun. Dalam catatannya, volume minyak mentah Rusia terus bertambah setiap tahun berkat eksplorasi dan pengeboran baru.
Baca Juga: Selat Hormuz Ditutup, Negara-negara Asia Panik Berebut Pasokan BBM
Menurut perkiraan Rusia, hanya Irak (19,6 miliar ton), Iran (21,7 miliar), dan Arab Saudi (40,9 miliar) yang punya cadangan lebih besar. Secara global, cadangan minyak komersial mencapai sekitar 176,7 miliar ton.
“Tujuan utama kita adalah memastikan negara punya cadangan minyak yang cukup untuk 30 sampai 50 tahun kedepan. Menjaga keseimbangan ini sangat penting. Makanya kami terus melakukan pengeboran dan mencari cadangan baru,” tutup Novak.