BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun kepada 118 Ribu Debitor pada 2025, Konsisten Dukung Program Tiga Juta Rumah

Rabu, 28 Januari 2026 – 18:44 WIB

Jakarta, VIVA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya untuk mendukung program perumahan nasional lewat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS). Sampai akhir Desember 2025, BRI sudah menyalurkan pembiayaan KPRS senilai Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia. Ini adalah bagian dari komitmen bank dalam menyediakan akses perumahan yang layak untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Baca Juga :
Dorong Penguatan Usaha Berbasis Digital, LinkUMKM BRI Jangkau 14,8 Juta Pengusaha

Penyaluran tersebut mencakup beberapa skema, yaitu KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp15,74 triliun, KPR Tapera Rp321,23 miliar, KPR Subsidi Selisih Bunga (SSB) Rp94,03 miliar, dan Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) senilai Rp9,06 miliar.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa pencapaian ini menunjukkan konsistensi BRI dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk sektor perumahan. Komitmen ini diwujudkan dengan memperluas akses pembiayaan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga :
BCA Catat Laba Bersih Rp57 Triliun di 2025, Kredit Berkualitas Jadi Penopang Utama

“Kami berkomitmen untuk menghadirkan akses hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas buat masyarakat berpenghasilan rendah. Sebagai bank milik rakyat, BRI melihat penyaluran KPRS sebagai bagian dari peran strategis untuk meningkatkan kesejahteraan. Penyaluran KPRS ini adalah kontribusi nyata BRI dalam mendukung pemerataan pembangunan di berbagai wilayah,” kata Dhanny.

Untuk menjawab tingginya permintaan masyarakat, pada Agustus 2025 BRI mendapatkan peningkatan alokasi pembiayaan KPR FLPP dari 17.700 jadi 25.000 unit. Alokasi ini kemudian dinaikkan lagi menjadi 32.000 unit, dan di Desember 2025 bertambah jadi 33.000 unit. Untuk tahun 2026, BRI mendapatkan kuota pembiayaan KPR FLPP sebanyak 36.261 unit. Peningkatan ini memperkuat peran BRI dalam mendukung pencapaian Program 3 Juta Rumah dan memperluas ketersediaan hunian terjangkau yang layak.

MEMBACA  Mau Pindahkan Ribuan, Perkantoran ASN di IKN Hanya Bisa Menampung 594 ASN

Baca Juga :
Dukung Pemulihan Pascabencana, Relawan BRI Peduli Terjun Langsung Bersih-bersih Sekolah di Aceh Tamiang

Penyaluran KPRS juga selaras dengan fokus BRI dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya untuk pengembangan infrastruktur dan pemerataan ekonomi. Melalui pembiayaan perumahan, BRI tidak hanya membuka akses hunian layak bagi MBR, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah. Dampaknya merambah ke sektor konstruksi, industri bahan bangunan, jasa tukang, logistik, serta pelaku UMKM yang beroperasi di sekitar kawasan perumahan.

Halaman Selanjutnya

Penyaluran KPRS menjadi bagian dari upaya BRI dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya di bidang infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami memandang penyaluran KPRS sebagai bagian dari kontribusi BRI untuk pembangunan nasional. Pembiayaan perumahan tidak hanya memberi akses kepemilikan rumah, tapi juga menciptakan efek berantai bagi aktivitas ekonomi, termasuk mendorong sektor UMKM di sekitarnya. BRI akan terus memperluas jangkauan program ini agar semakin banyak keluarga Indonesia bisa memiliki rumah yang layak dan terjangkau,” pungkasnya. (LAN)

https://ojs.stanford.edu/ojs/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=https%3A%2F%2Fojs.stanford.edu%2Fojs%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=kmNWSYw

Tinggalkan komentar