Pangkalpinang (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, mengimbau warga Kabupaten Bangka Barat untuk terus waspada terhadap potensi hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang. Kondisi ini bisa memicu banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
“Hari ini ada potensi hujan ekstrem di Bangka Barat,” kata Kepala BMKG Pangkalpinang, Tri Agus Pramono, pada Sabtu.
Dia mengatakan peringatan dini cuaca yang dikeluarkan untuk wilayah Bangka Belitung pada hari Sabtu menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di Mentok dan sekitarnya di Kabupaten Bangka Barat.
Kondisi cuaca buruk juga diperkirakan akan mempengaruhi kecamatan Sungailiat, Belinyu, Mendo Barat, Pemali, Merawang, Bakam, Riau Silip, dan Puding Besar di Kabupaten Bangka, serta kecamatan Tanjung Pandan, Selat Nasik, Sijuk, dan Badau di Kabupaten Belitung.
Kondisi serupa dapat meluas ke Kabupaten Bangka Selatan, meliputi Toboali, Air Gegas, Simpang Rimba, Payung, Pulau Besar, dan Kepulauan Pongok, serta ke Kabupaten Bangka Tengah, mencakup Sungai Selan, Simpang Katis, dan sekitarnya.
Potensi hujan sangat lebat juga diprakirakan terjadi di Simpang Teritip, Jebus, Kelapa, Tempilang, dan Parit Tiga di Kabupaten Bangka Barat, serta mungkin meluas ke Manggar, Kelapa Kampit, Damar, Simpang Renggiang, dan daerah sekitarnya di Kabupaten Belitung Timur.
“Prakiraan cuaca ini telah disampaikan ke semua badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) di seluruh Kepulauan Bangka Belitung agar dapat mengantisipasi dan tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem ini,” ujar Pramono.
Berita terkait: BMKG akan luncurkan peringatan bencana berbasis dampak pada 2026
Berita terkait: Prabowo perintahkan perluasan modifikasi cuaca untuk tekan risiko bencana
Penerjemah: Aprionis, Katriana
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026