Blokade Maritim AS Terus Berlanjut, Satu Lagi Tanker Minyak Disita di Karibia

loading…

Pasukan AS nyita kapal tanker lainya di Karibia. Foto/X/@Southcom

WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) telah menyita sebuah kapal tanker minyak mentah lagi di kawasan Karibia. Kapal ini diduga membawa minyak yang melanggar sanksi terhadap Venezuela. Pengumuman penyitaan terbaru ini disampaikan oleh pejabat militer AS.

Peristiwa ini terjadi saat Presiden AS Donald Trump berusaha memperketat kontrol atas ekspor minyak Venezuela. Hal ini menyusul serangan pada 3 Januari yang menculik presiden negara Amerika Selatan itu, Nicolas Maduro.

Militer AS dan Penjaga Pantai telah menyita lima kapal dalam beberapa minggu terakhir di perairan internasional. Termasuk kapal bernama Marinera yang berbendera Rusia, disita di barat laut Skotlandia.

Moskow telah mengutuk penyitaan kapal tanker minyak tersebut. Mereka menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap Konvensi PBB tentang Hukum Laut.

Pada Kamis (15/1/2026), Komando Selatan AS mengatakan di platform X bahwa kapal tanker tersebut – yang diidentifikasi sebagai Veronica dan menurut catatan maritim berlayar di bawah bendera Guyana – didaratkan dalam sebuah “aksi sebelum fajar.”

MEMBACA  Kesepakatan Komisi III dan Pemerintah: Pemeriksaan Tersangka Wajib Terekam CCTV dalam RKUHAP

Tinggalkan komentar