BGN Tanggapkan 1.256 Dapur Umum Gratis di Indonesia Timur

Jakarta (ANTARA) – Badan Gizi Nasional (BGN) akan menghentikan sementara operasi 1.256 dapur yang menyediakan makanan untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia bagian timur mulai 1 April 2026.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan BGN Wilayah III, Rudi Setiawan, menyatakan bahwa tindakan ini diambil karena dapur-dapur yang secara resmi bernama Unit Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut belum mendaftar untuk Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) atau memasang instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

“Kami ingin memastikan semua SPPG memenuhi standar dengan ketat, baik dari segi keamanan pangan maupun pengelolaan limbah. Ini penting untuk melindungi kesehatan penerima manfaat,” ujarnya di Jakarta, Selasa.

Dia menambahkan, kepemilikan SLHS dan IPAL merupakan syarat wajib bagi semua unit layanan untuk menjamin keamanan pangan dan menjaga standar kebersihan lingkungan selama pelaksanaan program makan gratis.

BGN sebelumnya telah memberikan waktu kepada SPPG-SPPG untuk memenuhi persyaratan ini. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, beberapa unit masih gagal mendaftar sertifikat atau menyiapkan fasilitas pengolahan air limbah.

Setiawan menekankan, lembaganya terus melakukan pemantauan dan evaluasi, serta mencatat bahwa semua SPPG yang memenuhi persyaratan dapat beroperasi kembali setelah proses verifikasi.

Sebelumnya, BGN mengingatkan semua SPPG untuk melanjutkan operasi mereka seiring program makan gratis dilanjutkan secara nasional pada hari Selasa.

Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi dan Penyelidikan Publik, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa lembaganya tidak akan ragu memberikan sanksi tegas kepada mitra yang terbukti menaikkan harga bahan baku atau menekan kepala SPPG.

Tindakan seperti itu tergolong pelanggaran serius dan akan mengakibatkan penghentian sementara operasi tanpa insentif.

Dia juga mengulangi bahwa anggaran makan gratis ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per porsinya.

MEMBACA  TC Hari Pertama di Bali, Inilah Arahan Patrick Kluivert untuk Timnas Indonesia

Menurut dia, pihak yang menaikkan harga bahan baku tidak hanya merugikan program, tetapi juga tujuan utama inisiatif gizi bagi masyarakat.

Berita terkait: BGN imposes stricter SOPs to improve free meal program quality

Berita terkait: Indonesia’s BGN to maintain six-day MBG rollout in priority regions

Berita terkait: Free meals distribution adjusted to school schedules: BGN chief

Penerjemah: Lintang Budiyanti, Raka Adji
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar