Jakarta (ANTARA) – Badan Gizi Nasional (BGN) telah memberikan peringatan kepada 2.100 Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan menangguhkan operasi beberapa unit lainnya. Tindakan ini bertujuan untuk terus meningkatkan kualitas layanan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan di Jakarta pada Kamis bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk pengawasan untuk memastikan standar layanan terpenuhi secara konsisten.
“Sebanyak 2.100 SPPG telah diberi peringatan, sementara 1.789 unit lainnya ditangguhkan operasinya. Sebagian besar penangguhan diberlakukan karena unit-unit ini belum mendaftar untuk Sertifikat Laik Hygiene dan Sanitasi (SLHS),” jelasnya.
Dalam beberapa kasus, unit yang memberikan layanan berkualitas pun menghadapi penangguhan sementara karena sertifikat mereka belum terbit lebih dari satu bulan meski sudah mendaftar.
Faktor lain yang menyebabkan penangguhan adalah tidak adanya instalasi pengolahan air limbah. Menyikapi hal ini, BGN telah meminta unit-unit tanpa fasilitas tersebut untuk segera memprioritaskan pembangunannya.
“Lama penangguhan tergantung pada kecepatan setiap unit dalam memenuhi persyaratan ini, yang diperkirakan memakan waktu satu hingga dua minggu,” ujarnya.
Dia juga menyoroti temuan selama Ramadan, di mana 62 SPPG menyiapkan menu yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Sebagai respons, lembaga tersebut kemudian menangguhkan operasi unit-unit yang terlibat untuk memberi mereka kesempatan melakukan perbaikan yang diperlukan.
“Penghentian sementara ini bukan sanksi permanen; tujuannya adalah memberi setiap SPPG waktu untuk memperbaiki kekurangan sebelum beroperasi kembali,” tambahnya.
Menargetkan 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, program MBG diluncurkan awal tahun 2023 untuk memperbaiki status gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak sekolah hingga tingkat SMA.
Pemerintah memperluas program ini untuk mencakup lansia dan penyandang disabilitas pada tahun ini.
Berita terkait: BGN menerapkan SOP lebih ketat untuk tingkatkan kualitas program makan gratis
Berita terkait: BGN Indonesia pertahankan peluncuran MBG enam hari di wilayah prioritas
Berita terkait: Efisiensi makanan gratis bisa hemat hingga Rp40 triliun setahun: menteri
Penerjemah: Lintang Budiyanti, Raka Adji
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026